MENU TUTUP

Kubu OSO Klaim Konflik Internal Gaungkan Popularitas Partai Hanura

Sabtu, 12 Mei 2018 | 17:12:50 WIB | Di Baca : 1500 Kali
Kubu OSO Klaim Konflik Internal Gaungkan Popularitas Partai Hanura

SeRiau - Dualisme kepemimpinan di internal Partai Hanura masih berlanjut. Namun, konflik tersebut dinilai menghasilkan tambahan popularitas bagi Partai Hanura. Hal itu disampaikan langsung Wakil Ketua Umum Partai Hanura Sutrisno Iwantono.

Dia mengatakan, konflik internal antara kubu Sarifuddin Suding dan kubu Oesman Sapta Odang (OSO) bukan persoalan serius. Bahkan, menurut dia, prahara di internal Hanura itu berbuah manis bagi popularitas partainya.

“Konflik internal tidak masalah, apalagi kami sudah lolos verifikasi. Konflik internal itu wajar, malah semakin menggaungkan nama partai kami,” kata Sutrisno di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, (12/5).

Meskipun konflik internal terus berlanjut, Sutrisno mengaku, Partai Hanura tetap solid untuk mendukung dan memenangkan kembali Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

“Hanura sudah mendeklarasikan untuk mendukung Jokowi,” ujar Sutrisno. 

Lebih lanjut, Sutrisno juga mengakui, raihan elektabilitas Partai Hanura berdasarkan rilis sejumlah lembaga survei tidak terlalu menyenangkan. Namun, Sutrisno menegaskan, partainya sudah menyiapkan sejumlah strategi dalam menyambut pesta demokrasi di Indonesia.

“Strategi kami dalam pileg, akan ada nama-nama baru yang kita calonkan, mulai dari mantan bupati, wali kota, mantan dirjen, mantan gubernur, sampai mantan organisasi pemuda,” ungkapnya. (**H)


Sumber: kumparanNEWS


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

4

Hadiri HUT PAMAGAR ke 3, Wabup JC : Semoga Semakin Solid dan Jaya

5

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI