MENU TUTUP

Yusril: Kader PPP Bedol Desa karena Tak Setuju Dukung Jokowi

Rabu, 18 April 2018 | 13:45:40 WIB | Di Baca : 5500 Kali
Yusril: Kader PPP Bedol Desa karena Tak Setuju Dukung Jokowi

SeRiau - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memastikan sejumlah kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), baik dari kubu Romahurmuzy maupun Djan Faridz bergabung ke partainya. Mereka yang bergabung, kata Yusril, menamakan diri kader PPP Khitah. 

"Mereka sendiri menamakannya sebagai kelompok PPP Khitah yang terdiri dari dua kubu, baik kubunya Djan Faridz maupun kubunya Pak Romi," kata Yusril usai mendampingi kliennya, di gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/4).

Yusril mengatakan pindahnya sejumlah kader PPP itu lantaran tak kunjung dipertumukan pada solusi atas konflik internal dan tak setuju dengan kebijakan pimpinan partai. Para kader PPP itu disebut tak setuju dengan keputusan mendukung Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019. 

"Dari dua kubu pokoknya yang sama-sama tidak puas dengan kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh partai. Kalau dulu itu tidak setuju dengan dukung Ahok, kalau sekarang ini tidak setuju karena barangkali dukung Jokowi," tutur Yusril. 

Mantan Menteri Sekretaris Negara itu mengklaim sudah banyak kader partai berlambang Kakbah di daerah yang bergabung ke partainya. Yusril menyebut salah satu contohnya adalah mantan Ketua PPP Aceh, Abu Yus yang bergabung ke partainya. 

Menurut Yusril, bergabungnya kader PPP ke PBB lantaran memiliki kesamaaan visi dan misi serta garis perjuangan. 

"Di daerah juga sudah banyak sekali yang bergabung, terutama di Aceh misalnya ada Abu Yus yang sangat terkenal, Ketua DPR Aceh dulunya PPP juga sudah bergabung ke PBB," kata dia. 

Politikus PPP Ahmad Yani sebelumnya menyatakan sejumlah kader partainya akan menyeberang ke PBB. Menurut Yani, bukan hanya elite partai, para kader dan pemilih yang jumlahnya mencapai dua juta juga akan bergabung dengan partai besutan Yusril itu.

Namun, rencana 'bedol desa' ini belum resmi lantaran PPP Khitah baru akan menggelar rapat pengambilan keputusan di Yogyakarta pada Jumat (20/4).

Selain Yani, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengaku sudah diminta Yusril untuk bergabung. Namun, Lulung masih mempertimbangkan kepindahannya itu sampai ada keputusan untuk mengembalikan jabatannya sebagai Ketua DPW PPP Jakarta. 


sumber CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

3

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

4

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital

5

Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru