MENU TUTUP

Airlangga Yakin Mahyudin Tak Akan Melawan Golkar

Senin, 19 Maret 2018 | 19:47:57 WIB | Di Baca : 2889 Kali
Airlangga Yakin Mahyudin Tak Akan Melawan Golkar

SeRiau - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menemui Ketua MPR Zulkifli Hasan untuk membahas pergantian Wakil Ketua MPR jatah fraksi Golkar dari Mahyudin ke Titiek Suharto. 

Namun demikian, Airlangga menampik Mahyudin akan menempuh jalur hukum kecewa dengan keputusan pergantian itu. Pasalnya, dalam pertemuan dua hari lalu dengan Mahyudin, ia berkata tidak ada rencana dan ancaman tersebut. 

"Tidak ada itu. Ini ngarang-ngarang saja. Saya dua hari lalu ketemu Pak Mahyudin tidak begitu," ujarnya di Rumah Dinas Ketua MPR di Jalan Wijaya Candra, Jakarta, Senin (19/3).

Airlangga berkilah, dalam pertemuan hari ini, belum ada kesepakatan resmi soal pergantian Mahyudin. Ia mengaku hanya berkonsultasi dengan Zulkifli terkait mekanisme pergantian tersebut.

Sebelumnya Mahyudin mengancam akan menempuh jalur hukum jika posisinya saat ini diganti secara paksa. Sebelumnya Golkar telah menunjuk Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Suharto untuk menggantikan Mahyudin sebagai Wakil Ketua MPR.

"Ya kalau (pergantian) bertentangan dengan hukum tentu proses secara hukum," ujar Mahyudin di Gedung MPR, Jakarta, Senin (19/3).

Mahyudin menuturkan Pimpinan MPR tidak bisa diganti secara sepihak dengan dasar keputusan partai, salah satunya atas dasar rotasi kepengurusan. Layaknya kepala daerah, Mahyudin menilai posisi Pimpinan MPR merupakan jabatan yang diperoleh melalui mekanisme pemilihan. 


sumber CNN Indonesia

 


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Kadin: Nobar Piala Dunia 2026 Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

3

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

4

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

5

Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan