MENU TUTUP

Habibie Harap Pemerintah Tanggung Biaya Berobat di Jerman

Sabtu, 03 Maret 2018 | 22:34:36 WIB | Di Baca : 17289 Kali
Habibie Harap Pemerintah Tanggung Biaya Berobat di Jerman

SeRiau - Sekretaris pribadi Habibie, Rubijanto mengatakan, tim dokter telah melakukan pemasangan Kateter dari mulut pada tanggal 2 Maret 2018 lalu. Tujuannya untuk mengetahui persisnya kebocoran klep jantung dan menentukan tindakan yang tepat akan ditempuh.

Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie mengalami kebocoran di bagian klep jantung. Dan dia sudah tiga hari dirawat di rumah sakit Klinik Starnberg, Jerman.

Sekretaris pribadi Habibie, Rubijanto mengatakan, tim dokter telah melakukan pemasangan Kateter dari mulut pada tanggal 2 Maret 2018 lalu. Tujuannya untuk mengetahui persisnya kebocoran klep jantung dan menentukan tindakan yang tepat akan ditempuh.

"Bapak. BJ Habibie berharap pada pelaksanaan tindakan operasi Jantung di Muenchen nantinya dapat dihadiri/disaksikan oleh paling tidak 2 (dua) dokter TDK RI spesialis Ahli Jantung + 1 personel (tambahan) Paspampres," katanya, Sabtu (3/3).

Namun ternyata, proses Trans Esophageal Echocardiography (TEE) tidak berhasil melihat ke dalam jantung. Dikarenakan, dia menjelaskan, alat tidak dapat masuk lebih dalam, karena terhalang sumbatan di saluran menuju ke lambung.

"Yang akan dilakukan selanjutnya, adalah fokus kepada mencari tahu tentang sumbatan tersebut. Setelah diketahui dan diatasi, baru akan dilakukan kembali proses TEE. Dengan adanya sumbatan ini, diperkirakan masa perawatan di rumah sakit akan lebih lama dari yg diperkirakan (sebelumnya diperkirakan 1 minggu). Hari Senin (5/3), akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumbatan tersebut," jelasnya.

Rubijanto mengungkapkan, Pemerintah Jerman melalui kantor Kanselir Merkel telah mengetahui keadaan kesehatan Habibie. Bahkan, mereka memberikan perhatian penuh, dan menawarkan yang bisa dibantu.

"Beliau harapkan seluruh biaya perawatan dan tindakan medis yang timbul di Muenchen ditanggung oleh Pemerintah RI sesuai Undang-Undang yang berlaku," tutupnya.


sumber Merdeka.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital