MENU TUTUP

Anies Diminta Jangan Tiru Jokowi

Sabtu, 03 Maret 2018 | 14:31:04 WIB | Di Baca : 1763 Kali
Anies Diminta Jangan Tiru Jokowi

SeRiau – Nama Gubernur DKI Anies Baswedan ramai disebut dalam survei punya elektabilitas maju sebagai calon presiden untuk Pemilu 2019. Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengisyaratkan partainya tak akan mengusung Anies untuk Pilpres 2019.

Dia menyarankan agar Anies fokus menyelesaikan terlebih dahulu tugasnya sebagai Gubernur DKI. Saran ini penting agar Anies tak meniru pola yang dilakukan Joko Widodo ketika memimpin DKI, tapi mencalonkan diri di Pilpres 2014.

"Anies akan menyelesaikan janjinya dan hal besar untuk merampungkan kerjanya dengan kapasitasnya sebagai gubernur. Jangan niru yang lain. Jangan seperti itu," kata Ferry dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Maret 2018.

Ferry juga menyindir sejumlah partai politik yang telah mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi sebelum Pilkada 2018 rampung. Padahal, ia meyakini dinamika politik dapat berubah.

"Misalkan Jateng kalah, dan karena basis di situ tiba-tiba kalah. Kalau kami ini harus tahap demi tahap karena ada faktor pilkada dan kandidat masih belum bergerak," ujar Ferry.

Kemudian, Ferry melanjutkan, saat ini Gerindra juga tengah fokus memenangkan para kader partai di Pilkada serentak 2018. Sehingga, peta politik baru akan terbaca seusai perhelatan pesta demokrasi di 171 daerah tersebut.

"Tapi, Pak Prabowo menurut saya administrasinya sudah ada dan syaratnya sudah lengkap semua. Pendukungnya juga banyak," kata Ferry. 

 


 (sumber VIVA.CO.ID)  


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital