MENU TUTUP

Kritik Penyambutan Bos IMF di RI, Fadli: Seperti Kedatangan Raja

Selasa, 27 Februari 2018 | 16:51:25 WIB | Di Baca : 1959 Kali
Kritik Penyambutan Bos IMF di RI, Fadli: Seperti Kedatangan Raja

 

 

SeRiau- Penyambutan pemerintah saat kedatangan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde ke Indonesia dikritik Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Menurutnya, hal tersebut berlebihan.

"IMF ini kok dibuat seperti kedatangan raja gitu lho. Padahal IMF ini adalah institusi yang menghancurkan negara kita 20 yang lalu," ujar Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

 

Fadli menilai berbagai kebijakan IMF merugikan Indonesia. Mengapa?

"Kebijakan-kebijakan IMF ketika itu merusak sekali sendi-sendi ekonomi kita, padahal awalnya muji-muji seperti sekarang yang mengatakan fundamen ekonomi kita ini kuat dan sebagainya. Bahkan kita oleh World Bank dikatakan itu East Asian Miracle, tahu-tahu terjadi krisis," imbuhnya.


Kedatangan IMF pada Senin (26/2), diklaim Fadli menelan anggaran hingga Rp 1 triliun. Ia pun menilai pemerintah seperti event organizer (EO) dalam penyambutan itu.

"Kok sekarang di era pemerintahan Jokowi kok IMF diberikan satu karpet merah dan kita mengeluarkan dana hampir 1 triliun untuk pertemuan mereka. Memangnya kita ini negara EO apa event organizer? Kan bukan," jelasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Christine Lagarde pada Senin (26/2). Setelah pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jokowi sempat mengajak Lagarde ke sejumlah tempat, di antaranya blusukan ke Pasar Tanah Abang dan mengunjungi RS Pertamina Jakarta Selatan. (Sumber : Detiknews.com)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Penyemprotan Gulma, Kapolsek Kandis Bersama Petani Turun Langsung Rawat Jagung Program Ketahanan Pangan

3

Kadin: Nobar Piala Dunia 2026 Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

4

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

5

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja