MENU TUTUP

Ini 3 Regulasi Baru BWF yang Memberatkan Pemain

Ahad, 25 Februari 2018 | 14:56:20 WIB | Di Baca : 1459 Kali
Ini 3 Regulasi Baru BWF yang Memberatkan Pemain

SeRiau - Regulasi baru yang diterapkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) mulai All England Terbuka 2018 membuat Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti meradang.

Susy mengaku keberatan dengan peraturan baru yang diterapkan BWF tersebut.

Setidaknya ada tiga aturan yang dikritisi Susy karena dinilai memberatkan pemain. Menurut Susy, aturan pertama yang memberatkan adalah regulasi pemain elite minimal bertanding pada 12 turnamen dalam setahun.

Kedua, soal aturan servis yang membatasi batas maksimal tinggi awalan servis adalah 115 centimeter (cm). Lalu yang terakhir sekaligus paling disoroti Susy ialah berubahnya reli poin 21 (maksimal tiga gim) menjadi 11 poin (maksimal lima gim).

Peraih medali emas pertama untuk Indonesia ini menduga perubahan sistem skor tersebut berkaitan dengan perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 yang tinggal dua tahun lagi.

Namun, Susy menilai kebijakan BWF itu terlalu berisiko mengingat proses adaptasi sistem skor pertandingan bagi seorang pemain tidaklah mudah dan cepat.

"Penerapan skor 11 (poin) untuk persiapan Olimpiade 2020, waduh terlalu mepet," ucap Susy yang dikutip dari Badminton Indonesia.

BWF akan mulai menerapkan sistem poin baru pada turnamen All England Terbuka 2018 yang digelar di Birmingham, Inggris, pada 14-18 Maret mendatang.

 

 

 

sumber Juara.net


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

2

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Ada Hiburan Stand Up Comedy hingga Doorprize

3

RBR 2026 Meriah, Kapolda Riau Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla

4

Update Swasembada Pangan Wilayah Polsek Kandis, Pembersihan Gulma, Penyemprotan dan Pemupukan

5

Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15 Ribu Bibit Pohon dalam Event Riau Bhayangkara Run