MENU TUTUP

Duel Renang, Sandi: Perempuan Lebih Kuat, Bu Susi Menang

Ahad, 25 Februari 2018 | 13:30:08 WIB | Di Baca : 1444 Kali
Duel Renang, Sandi: Perempuan Lebih Kuat, Bu Susi Menang

SeRiau – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno dan Menteri Kelautan dan Perikananan Susi Pudjiastuti mendapatkan medali dalam adu cepat renang mengarungi Danau Sunter, di Jakarta Utara, Minggu, 25 Maret 2018. 

Meski Susi tiba lebih dulu di garis finis tapi ia menunggu Sandi, sapaan Sandiaga, untuk bersama-sama memegang plang bendera yang menandai pemenang adu cepat.

"Lombanya sendiri, kami niatkan bersihkan danau. Yang menang kalah, sudah pasti ada yang menang dan kalah. Perempuan biasanya lebih kuat dari laki-laki. Jadi Bu Susi yang menang," kata Sandi, usai adu cepat renang di Danau Sunter, Jakarta, Minggu, 25 Maret 2018.

Ia menilai kualitas air di Danau Sunter sudah bagus. Ia pun membandingkan berenang di air tawar dianggap dua kali lebih berat dibandingkan di air laut. "Jadi kualitas air bagus," kata Sandi.

Susi pun menilai kegiatan ini sangat bagus dan menjadi hiburan masyarakat. Hal ini ia lakukan demi Jakarta yang bersih dan gembira.

"Ini hiburan untuk masyarakat. Secara spiritual masyarakat terhibur. Kami sudah berikan obat stres pada masyarakat Jakarta. Hari ini luar biasa. Saya tak ada masalah jadi monyet ditonton masyarakat," kata Susi pada kesempatan yang sama.

Menurut dia, menjadi gembira penting. Sebab bangsa akan maju ketika orang-orangnya merasa gembira. "Ini membuktikan kerja sama daerah-pusat juga bisa baik," kata Susi

 

 

 


sumber VIVA 


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital