MENU TUTUP

Didatangi Anies, Novel Baswedan senang bertemu keluarga

Ahad, 25 Februari 2018 | 13:21:48 WIB | Di Baca : 3734 Kali
Didatangi Anies, Novel Baswedan senang bertemu keluarga

SeRiau - Usai dari Danau Sunter, Gubernur Anies Baswedan, menyempatkan singgah ke rumah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan di kawasan Kepala Gading,Jakarta Utara. Anies dan Novel memang memiliki hubungan kekerabatan.

Kedatangan Anies disambut gembira oleh Novel dan keluarga. Anies mengaku senang melihat Novel bisa berkumpul lagi dengan keluarga tercinta.

"Alhamdulillah, meskipun selama ini keluarga bolak balik keluarga tetap bisa ketemu ke Singapura. Tapi beberapa hari ini sudah di rumah dan anak-anak juga ingin tidur barang bapaknya," kata Anies usai bertemu Novel, Minggu (25/2).

Anies mendoakan Novel kembali pulih dan aktif lagi di KPK. "Doa kita semua adalah semoga pemulihan bisa segera dan bisa tuntas sehingga bisa aktif kembali baik di tempat bertugas maupun bersama sama dengan keluarga lagi," jelas Anies.

Dalam kesempatan yang baik, Novel juga mengaku kesehatannya terus membaik. Dia mengakui betapa rindu berkumpul dengan keluarga.

"Sekarang bertemu dengan keluarga. Dan tentunya saya selama ini permintaan tentunya, doa dari semua keluarga menjadi pendukung, penguat," katanya.

Saat bertemu Anies, dia memastikan tidak ada obrolan khusus. "Kita bicara hal terkait dengan keluarga," jelasnya.

Tidak lama Anies berada di rumah Novel. Setelah bertemu beberapa saat, Anies kemudian meninggalkan kediaman Novel.

 

 

 

sumber Merdeka.com 


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital