MENU TUTUP

Duh, HUT Partai Gerindra Diwarnai Insiden Tidak Hapal Pancasila

Sabtu, 10 Februari 2018 | 21:26:17 WIB | Di Baca : 1713 Kali
Duh, HUT Partai Gerindra Diwarnai Insiden Tidak Hapal Pancasila

SeRiau.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyelenggarakan HUT ke-10, bertempat di kantor DPP Gerindra, Jalan Raya Harsono, Jakarta. Sebelum mulai perhelatan tersebut, seorang pemandu memulai dengan membacakan Pancasila.

Namun, saat sila kedua dibacakan pemandu yang berteriak lantang tersebut salah ucap. Dia malah menyebut sila kelima. Padahal, saat itu yang harus disebutkan adalah sila kedua.

"Kedilan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar pemandu dengan suara lantang di lokasi, Sabtu (10/2).

Sontak saja suasana yang mendadak hening tersebut berubah seketika dengan para kader yang mengingatkan.

Para kader Partai Gerindra yang berada di lokasi juga saling mengingatkan supaya pemandu pembacaan Pancasila itu tidak perlu disoraki, karena salah ucap.

"Husst enggak usah disorakin," ucap salah satu kader wanita Partai Gerindra.

Langsung saja si pemandu Pancasila itu segera meralat, dan membacakan kembali sila kedua yang ia sempat ucapkan dengan diikuti oleh para kader Partai Gerindra.

Namun, di situ ada kejadian yang aneh, si pemandu tidak hapal dengan Pancasila. Tapi hapal dengan sumpah Partai Gerindra.

Hadir dalam acara tersebut adalah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan pasangannya Sandiaga Uno, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri, dan Ketua Umum DPP Garda 212, Ansufri Idrus Sambo.




Sumber: JawaPos


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital