MENU TUTUP

Habib Rizieq Bakal Pulang ke Jakarta 21 Februari

Sabtu, 10 Februari 2018 | 19:18:42 WIB | Di Baca : 1700 Kali
Habib Rizieq Bakal Pulang ke Jakarta 21 Februari

 


SeRiau-Ketua Tim Penyambutan Kedatangan Habib Rizieq Shihab, Eggi Sudjana mengatakan ada animo besar dari umat agar Habib Rizieq pulang ke tanah air. Mereka mengharapkan Imam besar FPI itu pulang pada 21 Februari 2018.

"Dalam mukernas (persaudaraan alumni 212) pada 25-27 Januari 2018, satu keputusannya adalah karena animo perlu digarisbawahi animo besar umat ingin habib pulang, bukan habib mau pulang, dilindungi dan sebagainya," kata Eggi di kantornya, Jakarta Pusat, Sabtu 10 Februari 2018.

Ia menjelaskan keinginan soal kapan waktu Rizieq pulang ke tanah air pada 21 Februari ini murni gagasannya. Lalu dikukuhkan di mukernas.

"Tentang kepulangan kita tentu banyak pendapat dari kalangan kita, karena kumpulan orang yang besar pro dan kontra terjadi, maka kita perlu memberi penjelasan, itu kita tidak bisa maupun kita maunya habib pulang, kita tidak bisa memaksakan. Kita harus menghormati privasi pendapat habibnya sendiri karena ini menyangkut satu peristiwa besar yang akan terjadi," kata Eggi.


Ia meyakini pendukung Rizieq akan membela habis-habisan bahkan rela mati syahid. Di sisi lain, ada komunitas lain yang anti terhadapnya. Sehingga tidak menghendaki kehadirannya, bahkan meminta dia harus ditangkap.

"Bisa dibayangkan konflik horizontal yang terjadi. Ini lah membicarakan dengan baik dan beradab maka formulasinya adalah kita kembalikan pada habib," kata Eggi.( Sumber : Vivanews.com)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital