MENU TUTUP

Mantan Kekasih Sempat Kaget Saat Rina Nose Lepas Hijab

Sabtu, 10 Februari 2018 | 07:30:16 WIB | Di Baca : 2961 Kali
Mantan Kekasih Sempat Kaget Saat Rina Nose Lepas Hijab

SeRiau – Rina Nose menjalani hari demi hari, tanpa ada lagi kontroversi mengenai dirinya yang telah melepas hijab sejak beberapa bulan lalu. Dia kini masih berada di dunia hiburan sebagai pembawa acara dan mengisi kegiatan off air.

Meski begitu, Fakhrul Razi, mantan kekasihnya sebelumnya sempat kaget saat mengetahui Rina melepas dan tak lagi mengenakan hijab.

"Enggak ada (obrolan). Saya pun kaget dengan keputusan dia. Orang berhak memilih jalannya sendiri. Saya sebenarnya mendukung, bukan untuk membuka hijabnya, tapi untuk menentukan jalannya sendiri. Dia ini sudah dewasa, sudah memikirkan risikonya," ujar Razi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Februari 2018.

Razi, begitu sapaannya tak pernah menanyakan alasan Rina membuka hijab dan tak lagi menutup aurat. Apalagi mereka kini hanyalah sebatas pasangan sahabat.

"Kalau aku sih tidak terlalu bertanya tentang wilayah itu (alasan). Aku tahu kita pernah dekat, tapi sekarang kita hanya sahabat, dan kita sebagai manusia tidak akan menyoal tentang wilayah personal," ujar dia lagi.

 Dia menilai, Rina sebagai sosok wanita yang dewasa dan berani memutuskan keinginan sendiri.

"Kalau sekarang kita bisa dibilang sahabat ya, jadi saling support, mendukung pekerjaan masing-masing, kehidupan masing-masing, dan memberi saran jika bisa diterima. Karena, Rina itu sosok yang sudah dewasa, luar biasa maksudnya," ungkap dia.

 

 

 


sumber viva


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban