MENU TUTUP

Ditanya Naturalisasi Anies Baswedan, Kadis SDA DKI Jawab Begini

Jumat, 09 Februari 2018 | 18:57:11 WIB | Di Baca : 1652 Kali
Ditanya Naturalisasi Anies Baswedan, Kadis SDA DKI Jawab Begini

SeRiau - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang naturalisasi sungai belum jelas apa maksudnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan lebih banyak menjelaskan normalisasi sungai ketimbang naturalisasi ketika ditanya pers. Menurut dia, baik program naturalisasi maupun normalisasi sungai tidak terlepas dari relokasi warga di bantaran sungai.

"Progres normalisasi tetap lanjut," kata Teguh saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 9 Februari 2018.

Teguh juga memastikan, proyek normalisasi dan naturalisasi sungai akan dapat dijalankan tahun ini. Tapi, dia tak menjelaskan apa yang dimaksud dengan naturalisasi sungai dan apakah sesuai dengan Perda APBD 2018. 

Sebelumnya, pada Rabu, 7 Februari 2018, tatkala berkunjung ke kawasan Pluit Jakarta Utara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa salah satu solusi menangani banjir di Jakarta adalah naturalisasi sungai. Namun, hingga kini dia tak menjelaskan rincian naturalisasi sungai dan bagaimana nasib program normalisasi yang sudah disetujui DPRD dan dianggarkan dalam APBD 2018

Teguh menuturkan, dalam APBD 2018 anggaran Dinas SDA sebesar Rp 1,3 triliun yang antara lain sekitar Rp 800 juta untuk normalisasi sungai dan Rp 500 juta untuk waduk. "(Proyek) Masih lanjut, kok." 

Untuk proyek normalisasi sungai, menurut dia, Dinas Sumber Daya Air fokus pada penuntasan di tiga lokasi, yaitu Sungai Pesanggrahan, Ciliwung, dan Sunter. Ketiga sungai yang dinormalisasi itu berada di Jakarta Selatan dan Timur. Teguh mengatakan, Kali Pesanggrahan bagian selatan yang sedang ditangani sedangkan bagian barat belum dijamah proyek normalisasi sungai.

Proyek normalisasi itu membuat akan banyak rumah di bantaran sungai di tiga lokasi tersebut yang akan digusur. Berdasarkan data, mayoritas bangunan di bantaran suangi tidak mempunyai legalitas.

"Kami butuh ketelitian terkait kelengkapan administrasi karena uang yang kami berikan kepada warga harus dipertanggungjawabkan," ucapnya menerangkan kemajuan program Anies Baswedan dalam memperbaiki sungai untuk mencegah banjir.

 

 

 


sumber : Tempo.co


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital