MENU TUTUP

Anies: Mudah-mudahan Banjir Tidak Sampai ke Istana

Selasa, 06 Februari 2018 | 12:27:15 WIB | Di Baca : 1913 Kali
Anies: Mudah-mudahan Banjir Tidak Sampai ke Istana


SeRiau - Air kiriman dari Bogor yang mengalir di Kali Ciliwung sudah membanjiri sejumlah wilayah di Jakarta. Air di Pintu Air Manggarai bahkan mencapai 895 cm atau siaga II.

Banjir besar seperti ini pernah terjadi pada akhir 2012 dan awal 2013. Bahkan, banjir pernah menggenangi Istana Kepresidenan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap ketinggian air ini sudah mencapai puncak sehingga tidak terus meninggi. Anies juga berharap besar banjir tidak menggenangi Istana Kepresidenan.

"Enggak, mudah-mudahan enggak. Karena di pintu air di sana biasanya satu meter, sekarang 1,5 meter dibuka sehingga masih terkontrol di situ," kata Anies usai meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (6/2).

Anies memang memantau langsung ketinggian air di Pintu Air Manggarai. Saat Anies datang, air indikator menunjukkan tinggi air 895 cm.

Petugas masih terus berupaya mengangkut sampah yang menumpuk di Pintu Air Manggarai. Anies memantau langsung pengerukan sampah.

Ambang batas siaga I di Pintu Air Manggarai ada pada ketinggian 950 cm. Karena itu, Anies berharap air tidak terus meningkat.

"Jadi belum sampai siaga I. Ini statusnya siaga II. Jadi mudah-mudahan tidak sampai ke sana (Istana). Kita pantau terus," ucap Anies.

Sementara itu, laporan BPBD di Twitter pada pukul 03.00 WIB, tinggi air di Pintu Air Manggarai sudah mencapai 900 cm. 

 

 

 

sumber kumparan


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital