MENU TUTUP
Undang Walikota Pekanbaru 

DPRD Pertanyakan Konsep Smart City

Jumat, 03 November 2017 | 15:10:05 WIB | Di Baca : 1873 Kali
DPRD Pertanyakan Konsep Smart City


 

 

Pekanbaru, SeRiau- DPRD Kota Pekanbaru melalui tim panita khusus (Pansus) 1 Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) berencana akan memanggil langung walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT, untuk duduk bersama membahas terkait konsep smart city yang selama ini diusung dan dijadikan misi Kota Pekanbaru.

Pasalnya, menurut Ketua Pansus I Dian Sukheri, Daya dukung untuk menciptakan pemerintah yang smart city yang digadang-gadang tersebut tidak tergambar dalam anggaran di APBD 2018 ini.

" Kita di Pansus sudah sepakat dan merekomendasikan memanggil walikota guna mendengar persepsi beliau terkait smart city di Pekanbaru itu seperti apa?, karena kita sudah bongkar APBD 2018 ini, ternyata daya dukung untuk menciptakan layanan pemerintah yang smart city itu tidak tergambar dalam anggaran," Ungkap Dian Sukheri, Jumat (3/11/2017)

Menurt Politisi PKS ini lagi, rencana pemanggilan walikota tersebut dijadwalkan Selasa 7 November 2017 mendatang.

"Rencananya hari Selasa minggu depan, supaya nanti anggota dewan ketika mengtorol SKPD atau OPD yang berkaitan dengan tugas-tugas pencapaian misi smart city tersebut bia tercapai, misalnya Dispenda, layanan smart city-nya bagaiman?, kita membayangkan Dispenda membuat aplikasi yang terkoneksi semua jaringan misalnya dengan restoran-restoran yang ada, semua bisa terlihat termasuk pembayaran pajaknya,"

Tidak hanya itu, dengan kejanggihan saat ini yang serba IT, Dian menilai Pekanbaru sudah selayaknya menerapkan konsep smart City tersebut seperti kota-kota besar di Indonesia seperti, Jakarta Bandung dan Surabaya, terutama dari segi layanan pemerintah.

"Kota-kota besar seperti Bandung dan Surabaya, mereka tidak perlu pakai misi smart city tapi sudah membuat layanan itu, misalnya penggunaan parkir saja,semua sudah bisa dipantau dan terdata secara online, artinya indikasi kecurangan atau penyimpangan PAD diminimalisir, dan semua urusan masyarakat nanti dipermudahkan dengan kecangihan IT saat ini," ujarnya ( ***)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban