Harga Emas Hari Ini 6 Agustus, Naik ke Rp1,05 juta per Gram

  • Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:45:39 WIB | Di Baca : 1327 Kali


SeRiau - Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) atau Antam berada di posisi Rp1,05 juta pada Kamis (6/8). Posisi itu naik Rp6.000 dari sebelumnya.

Sementara harga pembelian kembali (buyback) juga meningkat 6 ribu per gram. Kalau sebelumnya di level Rp947 per gram, kini naik menjadi Rp953 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp554 ribu, 2 gram Rp2,03 juta, 3 gram Rp3,02 juta, 5 gram Rp5,02 juta, 10 gram Rp9,97 juta, 25 gram Rp24,81 juta, dan 50 gram Rp49,54 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp99,01 juta, 250 gram Rp247,26 juta, 500 gram Rp494,32 juta, dan 1 kilogram Rp988,6 juta.

Loading...

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$2.056,3 per troy ons atau naik 0,34 persen. Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot yang menguat 0,17 persen ke US$2.041,59 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memprediksi harga emas kembali perkasa hari ini. Salah satu pendorongnya adalah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
"Pagi ini dolar AS masih terlihat melemah sehingga bisa mendorong penguatan harga emas," ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Kamis (6/8).

Ariston menyatakan pelemahan dolar AS terjadi karena jumlah penyerapan tenaga kerja di luar sektor pertanian di bawah ekspektasi. Berdasarkan survei Automatic Data Processing Inc jumlahnya terlihat meningkat, tetapi di bawah harapan banyak pihak sehingga memberikan sentimen negatif untuk dolar AS.

"Kenaikannya 167 ribu orang, sedangkan ekspektasinya 1,2 juta orang," kata Ariston.

Selain itu, emas juga masih mendapatkan sentimen positif dari pembahasan stimulus fiskal AS senilai US$1 triliun. Kemudian, pasar juga sedang menanti rilis hasil rapat moneter bank sentral Inggris siang ini.

"Bila ada stimulus atau pelonggaran moneter baru dari bank sentral Inggris, harga emas bisa menguat lagi," tutur Ariston.

Ia meramalkan harga emas internasional akan tetap di atas US$2.000 per troy ons hari ini. Tepatnya, harga emas diproyeksi bergerak dalam rentang support US$2.010 per troy ons dan resistance US$2.070 per troy ons.

 

 

 

Sumber CNN Indonesia




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar