Empat Kepala Daerah di Kepri Jalani Karantina Mandiri

  • Senin, 03 Agustus 2020 - 19:16:14 WIB | Di Baca : 1056 Kali

SeRiau - Sebanyak empat kepala daerah di Provinsi Kepulauan Riau menjalani karantina mandiri untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Karantina mandiri dijalani oleh Gubernur Kepri, Isdianto, usai dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan usap dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

"Seluruh orang yang kontak langsung dengan Pak Gubernur harus diambil 'swab' (tes usap), dan dikarantina selama 14 hari," katanya.

Loading...

Tjetjep memberi apresiasi kepada Wali Kota Batam Muhamad Rudi dan Wali Kota Tanjungpinang Rahma yang berkenan untuk diambil sampel usap.

Rudi dan Rahma perlu diperiksa kesehatannya untuk memastikan apakah tertular Covid-19 atau tidak. Kedua kepala daerah itu kontak dengan Gubernur Isdianto di Gedung Daerah pada Selasa (28/7).

"Mereka juga menjalani karantina mandiri," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama A.F. Isnaeni mengatakan Bupati Bintan Apri Sujadi dan keluarganya juga menjalani karantina mandiri.

Apri dan keluarganya menjalani tes usap setelah sopir dari Apri positif Covid-19. Namun hasil pemeriksaan kedua, sang sopir negatif Covid-19.

Kasus itu tidak berhubungan dengan kegiatan perayaan Isdianto dilantik sebagai Gubernur Kepri.

"Kami masih menunggu hasil 'swab' ketiga dan keempat, termasuk menunggu hasil 'swab' Pak Apri dan keluarga," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Tanjung Pinang, Kepri, Syahrul, meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Syahrul meninggal pada 28 April 2020 setelah beberapa pekan melawan penyakitnya. (**H)


Sumber: CNN Indonesia




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar