Dubes Rodriguez: AS Sengaja Ingin Membuat Rakyat Kuba Kelaparan

  • Sabtu, 01 Agustus 2020 - 21:48:58 WIB | Di Baca : 621 Kali

SeRiau - Duta Besar Kuba untuk PBB, Ana Silvia Rodriguez, pada hari Jumat (31/7) menolak tindakan koersif atau paksaan sepihak dari AS untuk memperketat blokade terhadap Kuba di tengah-tengah pandemik Covid-19.

Rodriguez mengatakan di Twitter bahwa Washington telah memblacklist bank Kuba, Havin Bank, yang berkantor pusat di Inggris serta memblokir asetnya

"AS telah berusaha membuat rakyat Kuba hidup dalam kelaparan dan keputusasaan dengan mengambil tindakan semacam itu, tetapi Gedung Putih tidak akan berhasil," kata duta besar tersebut, seperti dikutip dari PL, Sabtu (1/8).

Loading...

Sebelumnya, pada Kamis (30/7) otoritas AS meratifikasi sanksi terhadap Havin Bank, satu-satunya entitas yang didirikan secara eksklusif dengan ibukota Kuba dan yang kantor pusatnya di London.

Situs web Departemen Keuangan AS mengumumkan berita tersebut, yang menyatakan bahwa agensi tersebut termasuk dalam daftar penunjukan khusus Kantor Pengendalian Aset Asing.

Havin Bank telah beroperasi sejak Agustus 1973 dan pemegang saham utamanya adalah Banco Central de Cuba (Bank Sentral Kuba). Dengan lokasi istimewa di London, bank ini memiliki jaringan 400 koresponden di seluruh dunia.

Langkah baru-baru AS ini menjadi tambahan sanksi yang berlaku sebelumnya, seperti larangan perjalanan warga AS dan masuknya kapal penjelajah ke Kuba, serta sanksi terhadap perusahaan pelayaran yang mengangkut minyak ke Kuba. (**H)


Sumber: rmol.id




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar