Data Kemendagri, Penularan Covid-19 Masih Tinggi di 18 Provinsi Ini, Jakarta Tak Termasuk

  • Jumat, 05 Juni 2020 - 18:59:52 WIB | Di Baca : 637 Kali

SeRiau - Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) mencatat tingkat penularan virus corona Covid-19 masih tinggi di 18 provinsi.

Hal ini diketahui berdasarkan R0 atau basic reproduction number: angka pertambahan kasus tanpa adanya intervensi.

Plt Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI Safrizal menyebut, 18 provinsi yang tingkat penularannya masih tinggi itu memiliki R0>1 (lebih dari satu).

Loading...

Artinya 1 orang yang positif Covid-19 akan menularkan ke lebih dari 1 orang.

"Provinsi dengan R0 di atas satu menggambarkan wabah masih bertambah," kata Safrizal dalam jumpa pers di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Ke-18 provinsi tersebut yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, 16 provinsi lain R0-nya sudah di bawah 1 yang artinya tingkat penularan virus rendah.

"Jumlah kasus yang semakin lama semakin menurun tergambar di 16 provinsi," kata Safrizal.

Ke-16 provinsi tersebut yakni Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Tenggara.

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan, pasien Covid-19 masih bertambah 703 kasus dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, total pasien positif hingga Jumat pukul 12.00 WIB mencapai 29.521 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 551 orang. Maka, total pasien sembuh sampai saat ini menjadi 9.443 orang.

Kemudian, kasus kematian bertambah 49 sehingga pasien Covid-19 meninggal dunia yaitu 1.770 orang. (**H)


Sumber: KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar