PSBB Diperpanjang, Pekanbaru Akan Ditemani 5 Daerah

  • Rabu, 13 Mei 2020 - 18:23:56 WIB | Di Baca : 2266 Kali

SeRiau - Pemerintah Kota Pekanbaru akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah tahap II berakhir. Perpanjangan dilakukan karena selama penerapan PSBB perkembangan kasus Covid-19 dinilai menurun.

Hal itu dikatakan oleh Wali Kota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT bahwa pihaknya berencana akan tetap melanjutkan PSBB ini setelah tahap II berakhir. "Rencana perpanjangan bukan hanya sekedar sinyal, akan tetapi sudah kewajiban untuk memperpanjang," ujar Firdaus, Rabu (13/5/2020).

Menurutnya, data kasus Covid-19 selama penerapan PSBB cenderung menurun. "Dari data yang disajikan, penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru itu menunjukkan tren turun," katanya.

Loading...

Secara angka kata Firdaus, pada PSBB tahap I jumlah PDP dan positif Covid-19 berjumlah 183 orang, sedangkan pada PSBB II yang riilnya berjumlah 112 orang. 

Terkait penambahan kasus positif, Ia mengatakan bahwa penambahan kasus itu datang dari luar. "Ada intervensi dari luar yang membuat penambahan kasus PDP dan kasus positif bertambah," ungkapnya.

Terkait perpanjangan, Ia menjelaskan bahwa pada PSBB tahap III nanti secara otomatis diperpanjang. "Apabila tanggal 14 Mei PSBB tahap II berakhir, maka PSBB tahap III secara otomatis diperpanjang," ungkapnya 

Pada PSBB tahap III nanti, ada 5 kabupaten/kota se-Provinsi Riau yang juga menerapkan PSBB. "Ada lima saudara kita yang juga akan melaksanakan PSBB, di antaranya ialah Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kampar, Siak, dan Pelalawan," jelas Firdaus.

Dengan dilakukannya PSBB di 5 daerah tersebut. Ia menilai akan mempermudah dalam mengawal penularan dan memutus mata rantai Covid-19.

Kemudian, pada penerapan PSBB nanti pihaknya memperkirakan penjagaan dan pengawasan tetatp sama. Hal itu mengingat instruksi Presiden RI Joko Widodo terkait pelaksanaan PSBB, untuk tidak terlalu ketat dan tidak terlalu lemah.

"Jadi kita perkirakan penerapannya lebih kurang sama dengan yang kita terapkan sebelumnya," ucapnya. (**H)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar