JK Imbau Percepat Penyaluran Zakat Mal di Tengah Pandemi Corona

  • Ahad, 10 Mei 2020 - 21:46:41 WIB | Di Baca : 537 Kali

SeRiau - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengimbau agar masyarakat yang masuk dalam kategori wajib zakat untuk mempercepat penyaluran zakatnya di awal waktu. JK melihat uluran tangan masyarakat dari zakat dapat membantu saudara-saudaranya di tengah pandemi virus corona baru (COVID-19).

"Pada Ramadhan kali ini, mari kita laksanakan ajaran agama kita untuk saling peduli dan membantu sesama. Untuk yang mampu, dapat membantu yang tidak mampu terutama bagi wajib zakat, mungkin bisa mempercepat pembayaran zakatnya dalam hal ini zakat mal, supaya bisa cepat kita bagikan karena banyak yang membutuhkan pada dewasa ini akibat imbas dari COVID," kata JK dalam keterangannya, Minggu (10/5/2020).

Hal itu disampaikan JK saat memperingati Nuzulul Quran secara virtual dengan seluruh pengurus DMI se-Indonesia. JK menyebut agama secara terang benderang menyuruh umat untuk saling tolong-menolong terutama dalam mempercepat penyaluran zakat mal bagi yang membutuhkan.

Loading...

Terpisah, Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin juga mengatakan ucapan syukurnya karena hingga saat ini pihaknya tidak menemukan kasus Corona yang terjadi di sekitar lingkungan masjid. Ia berterima kasih atas peran serta pengurus masjid dalam upaya menangkal virus Corona.

"Kita semua bersyukur karena berkat inisiasi dari ketua umum dan peran pengurus masjid semua sehingga sampai hari ini tidak ada laporan yang menyatakan masjid sebagai pusat penularan. Memang ada klaster jemaah tablig tapi itu kejadiannya bukan di masjid," katanya.

Lebih lanjut, mantan Wakapolri ini mengatakan dirinya menerima sejumlah laporan terkait penyaluran sembako yang belum sampai ke 100.000 pengajar TPA (Taman Pendidikan Al Quran). Untuk itu, ia meminta kepada para pengurus masjid agar memastikan keberadaan mereka yang belum menerima bantuan.

"Untuk menjadi perhatian kepada segenap pengurus wilayah, kami dapat laporan ada data 100.000 para guru dan ustaz di sejumlah TPA dan TPQ yang belum menerima bantuan pemerintah, baik itu BLT maupun sembako. Untuk itu, para pengurus bisa melacak keberadaan mereka dan memberikan bantuan," ujarnya. (**H)


Sumber: detikNews




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar