Salman Khan Imbau Jangan Unjuk Keberanian untuk Menghadapi Covid-19

  • Senin, 06 April 2020 - 23:05:26 WIB | Di Baca : 2142 Kali

SeRiau - Seperti kita, artis peran Salman Khan juga saat ini tinggal di rumah pertaniannya di Panvel, India bersama keponakannya Nirvan Khan.

Dalam pesan video terbarunya di Instagram, pemain Dabangg itu berbagi pengalamannya bagaimana menjalani karantina mandiri dan meminta semua orang untuk tetap di dalam rumah.

Seperti diketahui, India menyatakan lockdown selama 21 hari, seperti yang diumumkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi, untuk menahan penyebaran virus tersebut.

Loading...

”Kami datang ke sini selama beberapa hari dan sekarang kami terjebak,” kata Salman dalam video.

Dia bertanya pada Nirvan, putra Sohail Khan, "Sudah berapa lama sejak kau melihat ayahmu?"

Mendapati pertanyaan itu, Nirvan menjawab.

"Pasti sudah tiga minggu."

"Saya belum melihat ayah saya sejak tiga minggu. Kami di sini dan dia sendirian di rumah,” lanjut Salman.

Salman kemudian memandang Nirvan dan bertanya, “Kamu ingat dialog film, 'orang yang ketakutan, meninggal (dalam film Jo Dar Gaya Woh Mar Gaya). Itu tidak berlaku di sini dalam situasi ini. Kami takut dan berani, kami akui itu. Tapi tolong jangan berani dalam situasi ini,” ungkap Salman lagi.

Lebih lanjut Salman memohon kepada orang-orang, untuk tidak menunjukkan keberanian yang tidak perlu dalam masa-masa sulit ini dan tetap di tempatnya.

Superstar India ini sepakat, bahwa lebih baik bagi semua orang untuk tinggal di rumah dan menghindari kontak. Dia meminta penggemarnya untuk tetap aman dan berada di rumah.

Pada awal Maret, Salman memuji semua orang yang berperang melawan Covid-19 dan mengimbau para penggemarnya untuk berlatih menjaga jarak sosial.

"Ini bukan hari libur umum, ini masalah yang sangat serius. Berhentilah melakukan semua ini dan mulailah mengenakan masker untuk melindungi dirimu. Cuci tanganmu secara teratur, jaga kebersihan dirimu, dan jaga jarak dari orang lain," ia mengulangi dalam sebuah video.

Sementara itu, Salman telah berjanji untuk mendukung secara finansial 25.000 pekerja upahan harian. (**H)


Sumber: KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar