Warga Adukan Pungli di Kelurahan dan Hotel Fox yang di Duga Sebabkan Banjir

  • Selasa, 12 November 2019 - 21:03:34 WIB | Di Baca : 360 Kali

 


SeRiau - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Doni Saputra mengakui ada aduan dan keluhan dari masyarakat terkait pungutan liar (pungli) di tataran kelurahan.

Ia mengaku mendapat keluhan dari warga mengenai pelayanan birokrasi yang tak sesuai dan berpotensi merugikan warga tersebut saat reses di Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan

Loading...

"Ada pengakuan beberapa warga mengurus surat menyurat di kelurahan diminta uang Rp50 ribu rupiah. Dan tindakan oknum ini kabarnya sudah sering terjadi," katanya saat berbincang bersama wartawan, Selasa (12/11/2019).

Dikatakan Politisi PAN ini, tindakan pemungutan uang tersebut tentunya telah melanggar aturan, namun Ia memastikan akan mendalami hal ini untuk kemudian dilaporkan ke pemerintah setempat.

"Kita akan coba dalami, karena inikan laporan jadi masih bersifat dugaan. Tapi tetap kita akan laporkan kepada Pemko Pekanbaru," ucapnya.

Disamping itu Doni mengaku persoalan banjir juga masih menjadi keluhan mayoritas warga Pekanbaru. 

"Banjir masih primadona dalam laporan, namun faktor penyebabnya berbeda-beda. Di wilayah belakang hotel Fox Jalan Riau kalau warga menduga bentuk bangunan yang menyumbat arus air, dan ditambah lagi bangunan gedung yang awalnya ada Plaza juga terus mengembangkan pembangunan," kata Doni kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru ini memastikan, akan mengumpulkan keluhan-keluhan untuk kemudian dilaporkan ke Pemko Pekanbaru. Bahkan, dia akan mengawal agar Pemko Pekanbaru benar-benar menjawab keluhan warga.

"Saya akan kawal bagaimana ini nanti di sidang paripurna disampaikan. Karena kalau saya rangkum keluhannya masih persoalan klasik. Tentunya ini menjadi tanda tanya bagi kita di DPRD," pungkasnya. (***)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar