FPK Riau Gelar Seminar, Al Azhar: Pembauran Kebangsaan Harus Terus Terawat

  • Senin, 11 November 2019 - 21:05:53 WIB | Di Baca : 351 Kali

 

SeRiau,- Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau mengelar seminar bertajuk Merawat Kebangsaan. Kegiatan yang dilaksanakan, Senin (11/11) di Hotel Furaya Pekanbaru, dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Penasehat FPK Riau Datuk Sri Drs H Al Azhar, MA.

Datuk Sri Al Azhar mengatakan bahwa hubungan keberagaman yang ada di Provinsi Riau saat ini masih tertata dengan baik.Artinya tidak ada masalah. Namun demikian suatu waktu kondisi ini bisa saja goncang dengan sesuatu yang tidak diduga.

Loading...

"Oleh karena itu peran penting FPK sangat diharapkan untuk terus menerus merawan pembauran, karena proses pembauran itu simultan dan itu tidak bisa sama dari waktu ke waktu," kata Ketua MKA LAM Riau ini.

Selain itu, kata Al Azhar, dengan semakin maju dan terus berkembangnya zaman, kemajuan teknologi informasi, FPK harus mampu merespon hal-hal yang bisa merusak pembauaran yang ada ditengah tatanan masyarakat Riau saat ini. Caranya, menurut Al azhar adalah menjaga soliditas antara pengurus, komunikasi internal dan ekternal, terutama dengan konstituen, yakni komponen masyarakat yang diayomi." Kita berharap tidak akan terjadi perpecahan dan pembauran yang ada saat ini, pembauran yang sangat terjaga sejak dari dahulu,"

Sementara Ketua FPK Riau Ir AZ Fachri Yasin M.Agr menjelaskan, FPK adalah wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerjasama antar warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan.

"Dalam rangka menyelenggarakan otonomi daerah mempunyai kewajiban melestarikan nilai sosial budaya, mengembangkan kehidupan demokrasi, melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya

Sementara Ketua Panitia Seminar Merawat Kebangsaan H Fahmijan MPd mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk menahami rasa cinta tanah air dan pembauran kebangsaan. Meningkatkan pemahaman pada masyatakat tentang nilai-nilai kebangsaan, kebudayaan dan keberagaman suku bangsa yang Bhineka Tunggal Ika.

"Meningkatkan kerukunan antar suku bangsa yang Bhineka Tunggal Ika, saling menghargai, menghindari terjadinya konflik keaukuan dan RAS. Serta meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat," katanya

Dalam seminar ini, sebagai pembicara menghadirkan Kepala Kesbangpol Riau Drs H Chairul Riski  MS MP, Dewan Pengurus FPK Riau H Fahrunnas MA Jabbar MIkom dan Dr Santoso SS MSi. Sedangkan jumlah peserta dalam seminar ini berjumlah 270 orang yang terdiri dari utusan kabupaten/kota se Riau terdiri dari 3 orang tiap kabupaten/kota serta pengurus dan anggota FPK Provinsi Riau sebanyak 234 peserta. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar