Mahasiswa Baru Umri Tembus 2.130 Orang, Rektor Buka Kegiatan PKKMB dan MASTA 2019.

  • Senin, 16 September 2019 - 19:13:20 WIB | Di Baca : 112 Kali

 

SeRiau,- Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr.H Mubarak. MSi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta'aruf (MASTA) tahun akademik 2019/2020.

Kegiatan yang ditandai dengan pemasangan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru berlangsung di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Senin (16/9) pagi

Loading...

Dihadapan mahasiswa baru, Rektor mengatakan kehadiran mahasiswa baru ini menambah energi baru bagi Umri, terlebih tahun ini jumlah mahasiswa Umri meningkat dari tahun sebelumnya." Alhamdulillah, ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang bisa dikatakan sulit, dan ketatnya persaingan 'merebut' mahasiswa. Masyarakat masih mempercayai Umri sebagai tempat anak mereka kuliah.Tahun ini jumlah mahasiswa kita mencapai 2.130 orang, tahun lalu hanya 1.900 orang," kata Rektor Mubarak.

Kepada mahasiswa baru Rektor menekankan untuk menanamkan sikap harus selalu menjadi yang terbaik, caranya adalah dengan menanamkan beberapa empat prinsip. Pertama, integritas, "setiap melangkah ke kampus kita harus berintegritas, harus jujur, harus bisa dipercaya, harus menempatkan yang lebih besar dari yang kecil. Kedua, Peduli artinya, mahasiswa harus peduli terhadap lingkungannya, karena sebuah perguruan tinggi yang baik adalah ketika mereka peduli terhadap kondisi sekitar dan bangsanya. Dan hal itu harus ada dalam diri seorang mahasiswa."Contoh sederhananya adalah, ketika melihat sampah berserakan, kita langsung membuangnya ketempat sampah," ujar Rektor

Ketiga, adalah harus selalu menjadi yang terbaik, dalam setiap pekerjaan itu, selalulah menjadi yang terbaik." Dan sebagai penutup dan yang terpenting dari Tiga yang diatas adalah, harus dibungkus dalam pribadi yang religius. Itu yang harus kita pertahankan akan kita bisa menjadi yang terbaik," ungkapnya.

Sementara Pembina Harian Umri  Prof.Dr Isjoni PhD, juga mengingatkan kepada mahasiswa baru untuk bisa menjaga nama baik almamater dan organisasi Muhammadiyah." Sebagai mahasiswa Umri, kalian semua otomatis akan mendapatkan kartu keanggotaan organisasi Muhammadiyah, jadi tidak hanya menjaga nama baik institusi yakni kampus, nama organisasi juga harus kalian jaga," ujarnya mengingatkan.

Selain itu, Isjoni juga mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan kepercayaan yang diberikan orang tua dalam menunutut ilmu. "Tentu saudara-saudara berasal dari berbagai latar belakang keluarga, namun tujuan orang tua saudara menguliahkan saudara-saudara semua adalah agar anaknya bisa menjadi anak yang berguna dan membanggakan mereka, karena itu, jangan sia-siakan kepercayaan tersebut," katanya. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar