LAPAN: Asteroid Besar yang Jatuh ke Laut Bisa Timbulkan Tsunami

  • Ahad, 25 Agustus 2019 - 13:04:28 WIB | Di Baca : 40 Kali

 

SeRiau - Ketua Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin mengungkapkan beberapa dampak jatuhnya asteroid ke Bumi. Menurut Thomas dampak asteroid yang jatuh ke Bumi itu berdasarkan ukurannya.

"Dampak awal adalah gelombang kejut," kata Thomas kepada Okezone, Minggu (25/8/2019).

Loading...

Beberapa dampak asteroid mungkin sudah banyak terjadi di beberapa belahan dunia, bahkan di Indonesia. Namun memang ukurannya tidak terlalu besar saat jatuh ke Bumi. Pada 2009 misalnya, terdapat asteroid yang jatuh di perairan Bone, Sulawesi. Dampaknya dirasakan getaran di rumah-rumah penduduk.

Thomas juga mengatakan jika 65 juta tahun lalu di Meksiko jatuhnya asteroid ke Bumi diduga menyebabkan hamburan debu secara global yang menyebabkan perubahan iklim global secara drastis yang memusnahkan dinosaurus.

"Asteroid besar yang jatuh ke laut juga bisa menimbulkan tsunami dahsyat," kata Thomas.

Beberapa ilmuwan dikatakan khawatir dengan adanya ancaman asteroid besar yang bisa menghancurkan Bumi, meskipun belum ada prediksi dalam waktu dekat.

NASA melakukan penelitian tentang ancaman asteroid dan membuat alat untuk mencegahnya yakni DART (Double Asteroid Redirection Test). Ini merupakan uji teknologi dan kesiapan seandainya di masa depan ada asteroid yang mengancam bumi. LAPAN sendiri tidak melakukan penelitian khusus akan hal tersebut.

"Tetapi selalu mengikuti perkembangan penelitian internasional," kata Thomas.

Untuk diketahui, NASA mengungkapkan jika asteroid dianggap berbahaya adalah asteroid besar yang memiliki diameter 460 kaki atau 140 meter. Kemudian juga memiliki orbit yang berjarak 7,5 kilometer dari Bumi.

Beberapa belakangan ini, beberapa Asteroid besar juga diprediksi akan mendekati Bumi. Namun, masih belum terdeteksi bahaya karena mereka melintas pada jarak yang aman.

Misalnya saja, asteroid 2000 QW7 kabarnya akan melewati Bumi pada 14 September 2019. Ukurannya sangat besar, hampir mendekati Gedung Burj Khalifa yang memiliki tinggi 828 meter. Meskipun demikian asteroid ini diperkirakan memiliki jarak 5,3 juta km.

 

 

 


Sumber Okezone




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar