Brimob Riau Kirim 100 Personel Amankan Freeport di Papua

  • Kamis, 18 Juli 2019 - 09:08:40 WIB | Di Baca : 52 Kali

SeRiau - Sebanyak 100 personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Riau dikirim dengan tugas khusus untuk mengamankan perusahaan tambang PT Freeport Indonesia di Papua.

Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo mengatakan ratusan personel Brimob Polda Riau tersebut akan bergabung dalam melakukan pengamanan bersama ratusan personel Brimob lainnya dari Polda Bali, Polda Sumatra Barat dan Polda Kalimantan Barat. Mereka semua tergabung dalam satuan tugas atau satgas Amole 2019.

"Berharap dengan kehadiran Satgas Amole Brimob Polda Riau nantinya dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan juga kelangsungan iklim produktifitas PT Freeport Indonesia," kata Widodo seperti mengutip Antara, Kamis (18/7).

Loading...

Widodo mengatakan personel Brimob tersebut akan bertugas selama empat bulan lamanya guna mengamankan aset dan operasional PT Freeport yang kini saham mayoritas telah dikuasai pemerintah Indonesia.

Namun, Widodo tak menjelaskan dengan rinci penambahan pasukan ini menyusul insiden penembakan di Freeport pada awal Juli. 

Ia hanya meminta kepada jajarannya untuk selalu siaga mengingat tingkat ancaman di Papua cukup tinggi. 

"Senantiasa bertindak responsif dan militansi tinggi. Waspada dan siaga mengingat tingkat ancaman ditempat tugas cukup tinggi," lanjut Eko.

Widodo mengatakan ratusan personel Polda Riau sendiri beberapa waktu lalu baru saja menyelesaikan tugas mengamankan ibu kota selama Pemilu atau Pilpres 2019.

"PT Freeport Indonesia merupakan sebuah perusahaan tambang emas yang merupakan objek vital nasional. Segera dan secepatnya menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas," ujarnya.

Sebelumnya, teror penembakan terjadi di area milik Freeport, Timika, Papua pada Selasa (2/7) lalu.  Penembakan kelompok atau orang tak dikenal itu terjadi di kawasan ruas Jalan Mile 45, sekitar pukul 06.00 WIT. Penembakan diduga ditujukan kepada para pekerja Freeport yang melintas di kawasan tersebut. 

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi membenarkan adanya suara tembakan di kawasan Freeport tersebut. Tim gabungan TNI sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan dipastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.

Namun Muhammad mengaku bahwa pelaku atau kelompok yang melakukan penyerangan gagal teridentifikasi karena sudah kabur dari lokasi. (**H)


Sumber: CNN Indonesia




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar