Karhutla di Kepulauan Meranti, Rumah Warga Dikepung Api

  • Kamis, 07 Maret 2019 - 07:02:40 WIB | Di Baca : 216 Kali

SeRiau - Sejumlah rumah warga di Desa Kebun, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dikepung api kebakaran hutan dan lahan ( karhutla). Sehingga, warga terpaksa berjaga-jaga agar rumahnya tidak ikut terbakar.

Pantauan Kompas.com, Rabu (6/4/2019) siang, sejumlah warga ikut membantu memadamkan api bersama petugas dari PT Sumatera Riang Lestari (SRL), kepolisian, TNI, BPBD dan Satpol PP.

Di wilayah Dusun Mereng, Desa Kebun, ada beberapa rumah yang sudah dikepung api di dalam gambut. Seluruh permukiman warga dipenuhi kabut asap.

Loading...

Warga dan petugas tampak membuat sekat dengan menggunakan cangkul, agar api tidak menjalar ke rumah mereka yang rata-rata terbuat dari kayu beratap daun sagu.

Selain sudah dikepung api, ada juga beberapa rumah warga yang sangat dekat dengan hutan yang sedang terbakar, jaraknya sekitar 400 meter.

Andik Baso (55) salah satu warga yang tinggal di rumahnya yang sedang dikepung api karhutla.

"Masih tetap bertahan di rumah. Tapi tetap waspada biar rumah saya tidak terbakar," ujar Andik saat ditemui Kompas.com, Rabu.

Dia mengatakan, kebun sagu dan sayuran miliknya habis terbakar. Kini, api malah semakin dekat dari rumahnya, yang jaraknya sekitar tiga meter.

"Sekarang kebun habis semua. Tinggal rumah ini saja lagi, yang saya pertahankan," kata Andik.

Andik tinggal seorang diri rumahnya. Sementara istri dan anak-anaknya sedang berada di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Warga lainnya, Sardiah (50) juga mengaku sedang waspada terhadap api karhutla. Jarak rumahnya dari titik api sekitar 10 meter.

Apalagi, rumah dia seluruhnya bangunan kayu dan atapnya dari daun sagu yang sangat mudah terbakar.

"Saya masih bertahan di rumah. Karena takut rumah saya ikut terbakar," ucap Sardiah saat diwawancarai Kompas.com, Rabu.

Dia menyebutkan, karhutla di Desa Kebun terjadi sejak sepekan terakhir. Hingga saat ini api belum padam total.

"Masih banyak api, makanya khawatir rumah kami terbakar," tandas Sardiah.

Diberitakan sebelumnya, karhutla di Desa Kebun, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, belum bisa diatasi. Bahkan kebakaran masih meluas.

Petugas dari TNI, kepolisian, PT Sumatera Riang Lestari (RSL), BPBD dan masyarakat terus berupaya memadamkan api. Sementara luas lahan yang sedang terbakar sekitar 20 hektar. (**H)


Sumber: KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar