Warga Maluku Tengah Sukarela Serahkan Senjata ke Satgas TNI

  • Jumat, 01 Februari 2019 - 00:12:56 WIB | Di Baca : 141 Kali

SeRiau - Warga Desa Wakal, Kabupaten Maluku Tengah secara sukarela menyerahkan senjata api organik kepada anggota Yonif 711/Rks. Hal itu disampaikan Dansatgas Yonif 711/Rks Letkol Inf Fanny Pantouw.

Letkol Fanny mengatakan, saat ini Yonif 711/Raksatama tengah melaksanakan tugas sebagai Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgasops Pamrahwan) di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Pos Wakal SSK 1 yang dipimpin Danki SSK 1 Kapten Inf Junior Gedion, menerima senjata organik revolver dengan nomor senjata 796315 dari masyarakat Wakal yang identitasnya dirahasiakan.

Loading...

Untuk diketahui, Wakal merupakan salah satu desa di Kecamatan Leihitu yang terletak di sebelah utara Pulau Ambon. Namun, termasuk dalam wilayah adminsitratif Kabupaten Maluku Tengah di provinsi Maluku.

"Yang bersangkutan data secara sukarela datang sendiri dan menyerahkan senjata api laras pendek organik jenis revolver kepada Danki SSK 1," ujar Fanny dalam siaran persnya, Kamis (31/1/2019).

Penyerahan senjata itu kata dia, merupakan hasil penggalangan dari personel Satgas Pos Wakal SSK 1 kepada masyarakat sekitar yang dilakukan secara persuasif.

"Melalui pembinaan teritorial serta pendekatan secara kekeluargaan, hati masyarakat pun tertarik dan bersimpati kepada Satgas. Apalagi keberadaan (Satgas) telah memberikan rasa aman kepada mereka, maka dengan sukarela bersedia menyerahkan (senjata api) kepada anggota Satgas Yonif 711/Rks," ujar dia.

Selanjutnya, oleh Danki SSK 1 barang bukti tersebut dibawa ke Pos Kotis Satgas Yonif 711/Rks untuk proses lebih lanjut. Keberhasilan dalam menggalang masyarakat untuk menyerahkan senpi itu kata dia, merupakan bukti bahwa keberadaan jajarannya telah diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.

"Sampai saat ini, dari hasil penggalangan terhadap masyarakat, Satgas Yonif 711/Rks telah memperoleh lima pucuk senjata api organik dan 94 pucuk senjata api rakitan serta ratusan butir munisi berbagai kaliber," tuturnya. (**H)


Sumber: Okezone




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar