Penguatan Rupiah Diprediksi hingga Akhir Januari

  • Selasa, 08 Januari 2019 - 06:10:35 WIB | Di Baca : 71 Kali

SeRiau -  Ekonom PT Bank Central Asia (BCA) David Sumual memproyeksikan, penguatan nilai tukar rupiah akan berlangsung hingga akhir Januari.

Senin (7/1/2019) kemarin, di pasar spot Bloomberg, rupiah ditutup menguat  1,3 di level Rp 14. 083 per dollar AS. Sementara itu, kurs Jisdor berada di level Rp 14.105 per dollar AS.

"Dalam jangka pendek masih ada kemungkinan untuk rebound atau melemah sedikit. Tetapi overall, setidaknya sampai akhir Januari, kondisi rupiah masih cukup bagus," ucapnya.

Loading...

Menurut dia, rupiah berpeluang bergerak di kisaran Rp 14.000—Rp 14.100 per dollar AS pada perdagangan hari ini.

Dia, menyebutkan, apresiasi rupiah disebabkan oleh sentimen eksternal, yaitu kebijakan The Federal Reserved (The Fed) yang berencana tidak menaikan suku bunga acuan sebanyak tahun 2018. Hal ini juga ditambah dengan negosiasi dagang antara Cina dengan AS yang melahirkan optimisme para investor.

"Karena kondisi perekonomian tersebut, para investor lantas melirik emerging market, termasuk Indonesia," sebut David.

Di tengah persaingan dagang antar dua negara adidaya dan ketidakpastian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mengalami pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2018, sebesar 5,17 persen,  naik dari periode tahun 2017 yang berada di angka 5,06 persen.

Tak hanya itu, inflasi sepanjang tahun 2018 tercatat sebesar 3,13 persen atau di bawah perkiraan BI sebesar 3,2 persen. Kendati demikian, angka tersebut sudah cukup bagus karena menandakan ekonomi Indonesia tetap stabil di tengah ketidakpastian global.

Melihat hal tersebut, David masih optimis rupiah masih menguat pada Selasa (8/1/2019). (**H)


Sumber: KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar