Claudio Ranieri Akui Berjudi Besar Saat Terima Tawaran Melatih Fulham

  • Sabtu, 17 November 2018 - 17:31:25 WIB | Di Baca : 183 Kali

SeRiau - Pelatih asal Italia, Claudio Ranieri, tidak menampik dirinya gila saat menerima pinangan salah satu kontestan Liga Inggris musim ini, Fulham.

Tepat pada Rabu (14/11/2018), Fulham mengumumkan Ranieri sebagai pelatih anyar menggantikan Slavisa Jokanovic.

Ranieri dihadapkan dengan tugas berat untuk membawa Fulham tidak terdegradasi musim ini. Hingga pekan ke-12, Fulham berada di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi lima poin.

Loading...

Ranieri mengakui keputusannya mengambil pekerjaan ini merupakan sebuah perjudian yang besar.

"Kedatangan saya adalah karena saya percaya ada kualitas yang cukup di sini. Saya memang gila, tetapi tidak bodoh," ucap Ranieri, seperti dilansir BolaSport.com dari laman Sky Sports.

Pelatih yang membawa Leicester City meraih juara Liga Inggris untuk kali pertama pada musim 2015-2016 ini menyatakan memang menyukai tantangan.

"Saya menyukai perjuangan seperti ini, begitu lah karakter saya. Namun kini, teman-teman saya tidak mengatakan saya gila," kata Ranieri.

"Mereka mengatakan bahwa, 'Ini (Fulham) adalah pilihan yang baik, ayo Anda bisa menanganinya.' Saya pun berpikir demikian. Ini tidak mudah, tetapi saya percaya bisa melakukannya," tutur pria kelahiran Roma 67 tahun lalu ini.

Setelah promosi, Fulham langsung merombak skuadnya demi misi tetap bertahan di Liga Inggris musim ini. Fulham menjadi tim yang paling aktif di bursa transfer musim panas lalu dengan total 12 pemain didatangkan ke Craven Cottage.

Tidak main-main, Fulham total menghabiskan 117,15 juta euro atau setara Rp 1,9 triliun. Modal yang sudah dikeluarkan kali ini tentunya tidak sejalan dengan posisi Fulham di papan klasemen.

Pengalaman Claudio Ranieri di Liga Inggris diharapkan mampu menyelamatkan Fulham dari ancaman degradasi.

Sebelum menangani Fulham, Ranieri tercatat pernah melatih dua tim Liga Inggris, yakni Chelsea (September 2000 - Juni 2004) dan Leicester City (Juli 2015 - Februari 2017). (**H)


Sumber: KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar