Saudi Akui Jamal Khashoggi Dimutilasi di Dalam Gedung Konsulat

  • Kamis, 15 November 2018 - 18:31:23 WIB | Di Baca : 290 Kali

SeRiau - Otoritas penegak hukum Arab Saudi mengakui jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh dan dimutilasi di gedung konsulat mereka di Istanbul, Turki.

Dalam konferensi pers, Jaksa Agung Sheikh Saud al-Mojeb mengatakan bahwa pelaku telah merencanakan pembunuhan tersebut pada 29 September, tiga hari sebelum Khashoggi mendatangi konsulat.

"Lima pelaku diperintahkan untuk menyeret dan memutilasi Khashoggi setelah negosiasi dengannya batal," kata Mojeb dikutip Al Jazeera Kamis (15/11/2018).

Loading...

Potongan jenazah Khashoggi, kata Mojeb seperti dilansir AFP, diserahkan kepada seorang agen yang sudah menunggu di luar konsulat.

Mojeb melanjutkan, aparat berwenang menahan 21 orang dengan 11 di antaranya bakal menjalani persidangan setelah ditemukan bukti yang cukup.

Khashoggi dibunuh ketika memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahannya pada 2 Oktober lalu.

Media Turki Daily Sabah memberitakan telah mendapatkan citra sinar-X isi tas dari 15 pelaku pembunuhan Khashoggi.

Tim tersebut dipimpin Maher Abdulaziz Mutreb yang dilaporkan merupakan pengawal Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Sementara harian AS, The New York Times, mewartakan, Mutreb kemudian melakukan panggilan telepon untuk melaporkan misinya.

"Pergi, katakan kepada bos Anda bahwa operasi telah berhasil diselesaikan," demikian ucapan Mutreb yang sering tertangkap kamera berada di samping MBS.

Pejabat intelijen Turki percaya perkataan "bos Anda" merujuk kepada MBS, dan Mutreb saat itu sedang menelepon salah satu asisten sang putra mahkota.

Jenazah jurnalis berusia 59 tahun tersebut dimutilasi dan dilenyapkan di kediaman dinas Konsul Jenderal Saudi di Istanbul Mohammed al-Otaibi.

Penasihat Presiden Recep Tayyip Erdogan Yasin Aktay menuturkan, jenazah Khashoggi dimutilasi agar lebih mudah dilenyapkan menggunakan cairan asam.

Sumber dari kantor jaksa penuntut Turki mengungkapkan, pelaku melarutkan jenazah Khashoggi menjadi cairan dan dibuang ke saluran air.

Sumber tersebut menuturkan, mereka mengklaim telah menemukan sampel cairan asam dan bahan kimia di saluran air dan kebun di tempat tinggal Otaibi. (**H)


Sumber: KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar