Advocat Lucas Cabut Gugatan Praperadilan Lawan KPK di PN Jaksel

  • Senin, 22 Oktober 2018 - 15:26:53 WIB | Di Baca : 75 Kali

 


SeRiau - Advokat Lucas mencabut gugatan praperadilannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dia sebelumnya menggugat KPK terkait status tersangka dugaan merintangi penyidikan pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang melibatkan Chairman PT Paramount Enterprise Eddy Sindoro. 

"Ada (gugatan praperadilan), tapi kemarin dicabut," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Achmad Guntur saat dihubungi kumparan, Senin (22/10).

Loading...

KPK sebelumnya sudah menerima jadwal persidangan praperadilan tersebut pada hari ini. Namun, KPK meminta penundaan lantaran jadwal persidangan baru diterima pada hari Jumat (19/10).

"KPK telah mengajukan surat ke Ketua PN Jaksel dan hakim praperadilan untuk penundaan sidang," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah.

"Karena rentang surat kami terima dengan jadwal hanya dua hari kerja efektif, sehingga masih terdapat kebutuhan mempersiapkan saksi, ahli, surat/administrasi dan bukti-bukti lain," sambungnya.

Pada kasusnya, Lucas diduga membantu kabur Eddy Sindoro dari kejaran KPK. Eddy Sindoro yang juga mantan Presiden Komisaris Lippo Group itu adalah tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sejak 2016, Eddy ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga bersama pegawai PT Artha Pratama Anugerah, Doddy Aryanto Supeno, menyuap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution. 

Suap diduga untuk melancarkan pengurusan sejumlah perkara beberapa perusahaan di bawah Lippo Group yang ditangani di PN Jakarta Pusat. Tak hanya itu, KPK juga menduga Lucas membantu Eddy yang kala itu telah dideportasi oleh otoritas Malaysia, untuk kembali meninggalkan wilayah yurisdiksi Indonesia sesaat setelah Eddy mendarat di Indonesia.

Tak lama setelah pengumuman tersangka, KPK langsung menahan Lucas. Eddy Sindoro yang tengah berada di Singapura juga telah menyerahkan diri ke KBRI Singapura pada Jumat (12/10) dan sudah ditahan. 

 

 

Sumber  kumparan




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar