Akui Khashoggi Tewas, Raja Salman Pecat Bos Intelijen Saudi

  • Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:31:14 WIB | Di Baca : 283 Kali


SeRiau – Kematian Jamal Khashoggi perlahan mulai terungkap. Penyelidikan awal dari jaksa penuntut umum pihak Arab Saudi mengakui Khashoggi tewas di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Dilansir dari Saudi Gazette yang mengutip Saudi Press Agency (SPA), Sabtu, 20 Oktober 2018, dilaporkan Kashoggi tewas karena pertikaian dengan sejumlah orang yang ditemui di Konsulat Saudi di Istanbul.

"Diskusi antara Jamal Khashoggi dan orang-orang yang ditemuinya di konsulat Kerajaan di Istanbul menyebabkan pertengkaran yang berubah menjadi pertikaian, yang menyebabkan kematiannya," kata jaksa penuntut umum dalam laporan SPA.

Loading...

Untuk menjawab sorotan internasional, Saudi bergerak cepat dengan akhirnya mengumumkan 18 orang sebagai tersangka dan saat ini sudah diamankan. 18 orang ini merupakan warga Saudi.

Jaksa Penuntut Umum memastikan akan menyelidiki semua fakta. Pihak yang diduga terlibat akan dimintai pertanggungjawaban dan diseret ke pengadilan.

Kemudian, mengutip laman Independent, dilaporkan Khashoggi terlihat terakhir kali di Konsulat Saudi pada 2 Oktober 2018. Namun, pengungkapan Saudi ini juga belum menjawab misteri jenazah Khasoggi hampir tiga pekan ini.

Kemudian, akibat kasus Khashoggi, pimpinan tertinggi Saudi, Raja Salman sudah memecat wakil kepala intelijen Ahmed al Assiri. Raja Salman juga memecat penasihat terdekat Pangeran Mahar Mohammad bin Salman, Saud al-Qahtani.

Peran Saud al-Qahtani penting sebagai pengawas strategi komunikasi kerajaan yang masuk bagian dari penyelidikan.

 

 

 

Sumber VIVA.CO




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar