Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan

  • Ahad, 23 September 2018 - 21:22:12 WIB | Di Baca : 262 Kali

SeRiau - Menyusul Jalan Poros Bantan Sari, Kecamatan Bantan menuju SMKN 01 Bantan rusak parah tak kunjung memperoleh perbaikan dan dikeluhkan masyarakat tidak terkecuali para pelajar sebagai pengguna.

Atas inisiatif guru pembimbing sejumlah pelajar (OSIS) melakukan gotong royong (Goro) menimbun lubang-lubang dengan pecahan batu.

Seperti disampaikan salah seorang guru SMKN 01 Bantan, Lagiono, bahwa perbaikan itu dilakukan karena kondisi jalan semakin hancur, terlebih di musim hujan seperti saat sekarang ini. Jika dibiarkan dikhawatirkan kondisi jalan bertambah rusak parah, dan anak-anak akan semakin sulit menuju sekolah. 

Loading...

"Atas pertimbangan tersebut guru pembimbing menginisiasi melakukan goro bersama anak-anak. Batu pecah tersebut hasil sumbangan dari masyarakat sekitar lokasi jalan yang rusak. Walau hanya dikerjakan oleh para pelajar, tapi sudah sangat membantu jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya,” ungkap Lagiono, Ahad (23/9/18).

Seperti diketahui, selain jalan menuju SMKN 01 Bantan, kerusakan parah juga terjadi pada jalan menuju SD di Dusun Puing, Desa Kembung Baru. Sejumlah siswa SD bahkan terpaksa membuka sepatu sekolah mereka agar tidak kotor saat dikenakan di sekolah. Usulan perbaikan juga sudah disampaikan guru dan masyarakat setempat, namun sampai saat ini belum ada perbaikan.

Kondisi tidak jauh beda juga dirasakan sejumlah siswa dan guru SMAN 06 Desa Teluk Lancar. Mereka juga harus berjibaku dengan jalan berlumpur terlebih musim penghujan seperti sekarang ini.

“Perbaikan atau peningkatan jalan-jalan utama menuju sekolah dan tempat-tempat layanan umum lainnya harus menjadi prioritas. Jangan menunggu jalan semakin hancur, karena anak-anak yang akan merasakan dampaknya,” saran Mazlan warga Kembung Luar.

Terserah kata Mazlan, apakah dianggarkan atau tidak, jika kondisi jalan sudah mengalami kerusakan sekolah apalagi sampai membuat proses belajar mengajar terganggu pemerintah harus mengambil kebijakan dengan cara memperbaikinya.

“Tinggal turunkan satu unit beko (eksapator) apa susahnya. Apa harus kita diamkan saja menunggu tahun depan dan entah kapan diperbaiki,” sebutnya lagi. 

Terpisah, anggota DPRD Bengkalis, Sofyan mengatakan, perbaikan jalan menuju SMKN 01 Bantan akan dilakukan tahun ini dengan anggaran swakelola. "Insyaa Alloh tahun ini diperbaiki dengan anggaran swakelola. Kita masih menunggu pengesahan Perubahan APBD 2018,” sebutnya. (**H)


Sumber: Riauterkini




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar