Kontraktor Pailit, Blok Migas West Kampar Dilelang

  • Rabu, 19 September 2018 - 18:32:25 WIB | Di Baca : 54 Kali

 

SeRiau - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengumumkan penawaran wilayah kerja (WK) minyak bumi dan gas (migas), West Kampar, di Riau-Sumatera Utara. Sebelumnya Kementerian ESDM sudah melakukan pelelangan terhadap WK minyak bumi dan gas (migas) di enam wilayah.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, pelelangan West Kampar dilakukan, karena PT Sumatera Persada Energi (SPE) sebagai pengelola blok ini, mengalami kepailitan. Sehingga blok tersebut diputuskan untuk diterminasi tahun 2018.

Loading...

"Kita ingin percepat hasil lelang yang kemarin. Di mana kita sudah lihat di lapangan yang potensial cepat produksinya dan kurang terurus," kata Djoko di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Potensi pada blok West Kampar, lanjut dia terbilang masih besar. Dan estimasi cadangan di West Kampar sebesar 8,3 MMSTB (Million Stock Tank Barrels) dan estimasi Sumber Daya sebesar 4.322 MMBOE (Million Barel Oil Equivalent). 
"Di mana blok West Kampar ini, terakhir berproduksi pada 27 Maret 2017, hanya 112 barel per hari," tuturnya.

Dia menuturkan, pengelola West Kampar nantinya akan menanggung signature bonus sebesar USD 5 juta dengan estimasi biaya Komitmen Kerja Pasti (KKP) selama 5 tahun sekitar USD 59,039 juta.

"Dalam lima tahun pertama diwajibkan untuk melakukan G&G (geological & geophysical) dan seismic 3D sepanjang 400 km, dengan minimal empat sumur," ungkapnya.
 
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan penawaran enam wilayah kerja (WK) minyak bumi dan gas (migas) tahap II 2018. Dari penawaran tersebut terbagi dari tiga WK eksplorasi dan tiga WK produksi.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto menjelaskan, tiga WK yang masih eksplorasi yakni Blok Migas Banyumas, memiliki total area 3.611.98 kilometer persegi dengan potensi cadangan minyak 45 juta barrel per hari (bph). Lalu Blok Migas Andika Bumi Kita (ABK) di Madura dengan luas 8.340.00 kilometer persegi dan berpotensi 250 juta bah, serta Blok Migas Southeast Mahakam di Kalimantan, memiliki total area 1.525.89 kilometer persegi dengan potensi cadangan minyak 50 juta bph.

 

 


Sumber Okezone




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar