Sandiaga Uno Minta Maaf, Ridwan Kamil: Saya Tunggu di Bandung

  • Jumat, 14 September 2018 - 11:44:29 WIB | Di Baca : 34 Kali

 

SeRiau - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi permintaan maaf bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno terkait kepala daerah yang tidak boleh terlibat dalam dukungan di pemilihan presiden atau Pilpres.

“Kalau Pak Sandi Uno mau, saya tunggu di Bandung. Dengan senang hati. Beliau sahabat saya. Istrinya juga sahabat istri saya,” kata dia di Bandung, Jumat, 14 September 2018.
Ridwan Kamil menegaskan bahwa ia adalah sabat Sandiaga Uno. "Orang banyak yang tidak tahu. Hanya maaf, cara wartawan menulis suka membuat tafsir jadi heboh,” kata dia.

Loading...

Ridwan Kamil membagi cerita kedekatan dirinya dengan Sandiaga Uno. Salah satunya saat Sandiaga Uno berlaga menjadi pendamping Anies Baswedan di pilkada DKI. “Saya amembantu beliau mau jadi wagub. Saya beri nasihat,” kata dia.

Nasihat yang diberikan Ridwan Kamil untuk Sandiaga Uno itu soal tip memenangkan pilkada. “Saya bilang, Kang, kalau mau menang gini, gini. Saya kasih tip-tip. Itu bagaimana saya menghormati beliau,” kata dia.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil itu, istri Sandiaga Uno, Nur Asia juga kerap menyambangi istrinya, Atalia Praratya. “Dua tiga kali istrinya main ke Pendopo, Bu Asia,” kata Ridwan Kamil.

Adapun soal tanggapannya atas Sandiaga Uno soal kepala daerah yang tak boleh terlibat dalam dukungan Pilpres, Ridwan Kamil mengatakan untuk jadi pembelajaran masyarakat.

“Poinnya,kita latih masyarakat ini dengan sebuah situasi yang sesuai aturan. Kan saya bilang, kalau tidak sesuai aturan jangan dilakukan. Kalau sesuai aturan jangan dilarang. Karena itu adalah hak, kira-kira begitu,” kata Ridwan Kamil.

Sebelumnya, Sandiaga Uno, akan mengupayakan bertemu dengan Ridwan Kamil untuk menjelaskan pernyataannya soal kepala daerah yang tidak boleh terlibat dalam dukungan capres.

"Saya sih sebetulnya kepingin ketemu, tapi beliau masih sibuk baru bertugas," ujar Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan persahabatan di Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 13 September 2018.

 

 

 


Sumber TEMPO.CO




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar