Gagal Mesin Diduga Sebabkan Jatuhnya Pesawat Vokalis Endank Soekamti

  • Selasa, 04 September 2018 - 21:26:22 WIB | Di Baca : 268 Kali


SeRiau - Pesawat latih ringan mendarat darurat di kebun milik warga di Dusun Gading, Kecamatan Playen, Gunungkidul, pada Selasa (04/09/2018). Pesawat jenis Skyranger Microlight tersebut diduga mengalami engine filed atau gagal mesin saat melakukan latihan.

Hal itu disampaikan Ketua Jogja Flying Club, Tjandra Agus Budiman, saat menggelar jumpa pers di Media Center Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa malam (04/09).

Diketahui bahwa pilot pesawat itu adalah Faslan Havisa, sedangkan co-pilot sekaligus pemilik pesawat adalah vokalis grup band Endank Soekamti, Erik Kristianto. Keduanya, kata Tjandra, merupakan anggota Jogja Flying Club.

Loading...

Tjandra menjelaskan, sebelum menerbangkan pesawat itu, semua awak pesawat telah melakukan semua prosedur baku, di antaranya briefing dan pengecekan kondisi akhir pesawat.

"Pada pukul 16.00 WIB, anggota Jogja Flying Club kami, Faslan sebagai pilot dan Erik sebagai co-pilot melakukan briefing dan cek kesehatan. Setelah semuanya normal, melakukan start engine dan persiapan free flight," ujarnya.

Setelah melakukan semua prosedut itu, lanjutnya, pesawat dinyatakan siap terbang. Lalu pilot memutuskan untuk melakukan latihan di area selatan Gading.

"Ketika di ketinggian 5.000 kaki, terjadi engine field dan pilot memutuskan mendarat darurat," kata Tjandra.

Saat terbang itu, kata dia, pilot memberitahu bahwa ada masalah pada pesawat sehingga butuh pendaratan darurat.

"Karena kejadiannya di atas Gading dan ada landasan, maka pilot memutuskan tidak kembali ke Adisutjipto," ujarnya.

Namun, pesawat itu tidak mampu masuk ke landasan untuk mendarat darurat. "Sesuai prosedur pada saat pesawat tidak bisa sampai dilandasan, pilot wajib mencari tempat yang paling aman, yang tidak menimbulkan korban di bawah," ungkapnya.

"Puji Tuhan, semua awak aman. Karena posisi lokasi yang paling aman adalah di kebun warga dan pesawat kena di pohon," tutup Tjandra.

 


Sumber kumparan




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar