Harga Emas Kini Lebih 'Bernilai' dari Dolar AS

  • Selasa, 28 Agustus 2018 - 08:10:55 WIB | Di Baca : 1493 Kali

 

SeRiau - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena dolar AS melemah lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, bertambah USD2,7 atau 0,22% menjadi menetap pada USD1.216,00 per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,39% menjadi 94,778 pada pukul 20.00 GMT.

Dolar AS terus melemah setelah Amerika Serikat mencapai kesepakatan perdagangan dengan Meksiko yang akan membuka jalan untuk merombak Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

"Kami akan menyebut itu perjanjian perdagangan Amerika Serikat-Meksiko," kata Presiden AS Donald Trump dalam sebuah acara di ruang Oval Gedung Putih dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto.

Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer, pada acara yang sama di ruang Oval, mengatakan dia mengharapkan untuk mengirimkan pemberitahuan ke Kongres pada Jumat (31/8/2018) dan perjanjian perdagangan baru kemungkinan akan ditandatangani pada akhir November.
 
Namun masih belum jelas apakah Kanada akan menjadi bagian dari perjanjian akhir tersebut.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 6,5 sen AS atau 0,44% menjadi menetap di USD14,859 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober menambahkan USD14,8 atau 1,87% menjadi ditutup pada USD804,2 per ounce.

 

 

 

 

Sumber okezone





Berita Terkait

Tulis Komentar