Reaksi Rossi Usai Yamaha Minta Maaf atas Performa Buruk YZR-M1

  • Selasa, 14 Agustus 2018 - 10:41:05 WIB | Di Baca : 70 Kali

 


SeRiau – Sebelum MotoGP Austria 2018 dimulai ada hal unik yang terjadi di mana Tim Movistar Yamaha yang diwakili Manajer Komunikasi, William Favaro dan Manajer Proyek, Kouji Tsuya meminta maaf secara terbuka kepada dua pembalapnya yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Permintaan maaf itu menunjukkan betapa buruknya performa dari YZR-M1 sehingga membuat kedua pembalap andalannya mengalami kesulitan sepanjang MotoGP 2018.

Rossi yang merupakan pembalap andalan Yamaha pun enggan berkomentar banyak tentang permintaan maaf tersebut. Pembalap asal Italia itu menyatakan bahwa dirinya tidak dapat menilai apakah permintaan maaf itu diperlukan atau tidak. Menurut Rossi, dirinya hanya membutuhkan bukti nyata dari perbaikan pada YZR-M1.

Loading...

“Saya bukan orang yang harus menilai apakah permintaan maaf diperlukan atau tidak. Saya hanya ingin mereka (Yamaha) meningkatkan kualitas motor segera,” ungkap Rossi, seperti yang dilansir Motorsport, Selasa (14/8/2018).

Performa YZR-M1 pada MotoGP 2018 memang tidak sesuai ekspektasi dari banyak pencinta dunia balap. Pasalnya, Yamaha telah puasa kemenangan dalam kurun waktu satu tahun lebih atau tepatnya sejak MotoGP Belanda 2017.

Akan tetapi setelah itu, praktis Rossi hanya menjadi pelengkap balapan saja dan lebih banyak melihat para rivalnya menjadi pemenang. Performa terburuk dari YZR-M1 dapat dikatakan terlihat jelas pada MotoGP Austria, di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu 12 Agustus 2018.

Saat itu, Rossi harus memulai balapan dari posisi ke-14 karena memiliki catatan waktu yang buruk saat sesi kualifikasi. Kemudian saat balapan pun terlihat YZR-M1 tidak mampu berakselerasi dengan baik sehingga Rossi hanya mengandalkan pengalamannya saja untuk bisa finis di posisi keenam.

 

 

 

 

 


Sumber Okezone




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar