Ketum PAN Singgung Kasus Novel di Deklarasi Prabowo-Sandi

  • Jumat, 10 Agustus 2018 - 00:06:49 WIB | Di Baca : 121 Kali

SeRiau - PKS, PAN, dan Gerindra mendeklarasikan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019. Saat menyampaikan sambutan, Ketum PAN Zulkifli Hasan menyinggung soal kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Presiden dan wapres insyaallah terpilih, akan disampaikan capres kita Pak Prabowo dan wapres Mas Sandi, de facto sudah lama bersama-sama. Kami memiliki kesamaan cita-cita, perjuangan, penegakan hukum yang adil, mengembalikan kedaulatan ke seluruh rakyat Indonesia," ujar Zulkifli.

Hal tersebut disampaikan saat deklarasi di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018). Zulkifli lalu mengaku mendapat janji dari Prabowo soal penyelesaian kasus teror Novel bila terpilih sebagai capres.

Loading...

"Beberapa hari lalu saya tanya Pak Capres, itu kasus Novel kalau Bapak (jadi) presiden, berapa lama (penyelesaiannya), (jawabannya) '3 bulan kelar'. Sesuai cita-cita Indonesia merdeka. Mohon dukungan dari semua rakyat Indonesia, semua cita-cita mulia," sebut Zulkifli.

Deklarasi ini dihadiri oleh elite PKS, Gerindra, dan PAN. Partai Demokrat, yang sebelumnya menyatakan mendukung Prabowo, tak hadir dalam deklarasi Prabowo-Sandiaga.

Demokrat tak setuju Sandiaga dipilih sebagai cawapres. Sebab, Demokrat ingin agar kadernya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menjadi pasangan Prabowo. (**H)


Sumber: detikNews




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar