Sekolah Dibawah Naungan YLPI Riau Terima Siswa Baru, Nurman: Padukan Pendidikan Agama Islam dan Umum

  • Kamis, 07 Juni 2018 - 10:59:18 WIB | Di Baca : 337 Kali

SeRiau-Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau tidak hanya membawahi perguruan tinggi saja, namun juga beberapa sekolah. Saat ini ada 9 sekolah dibawah naungan YLPI Riau.

Ketua Umum YLPI Riau Dr.H Nurman. MSi mengatakan kurikulum pendidikan di sekolah yang berada dibawah naungan YLPI ini mengunakan konsep pendidikan agama islam dengan pendidikan umum. Hal ini bertujuan agar perpaduan pendidikan agama islam yang diterima anak selaras dengan pendidikan umum yang diterima peserta didik. Misalnya beberapa sekolah dibawah YLPI mengunakan kurikulum Depag dan kurikulum  Kementerian Pendidikan Nasional." Jadi dua kurikulum kita terapkan di sekolah di YLPI Riau. Artinya, ada kurikulum tambahan seperti pendidikan keislami, tahfiz quran dan Imtaq," kata Nurman, saat bincang bincang, Kamis (7/6) di Pekanbaru

Sekarang ini, kata pria yang pernah menjabat wakil rektor bidang akademik UIR ini mengatakan, pemerintah sedang gencar gencarnya malakukan pembentukan pendidikan karakter peserta didik. Hal ini, untuk mengatasi semakin merosotnya nilai nilai kepribadian peserta didik.  Guna menjawab semuanya itu, sekolah dibawah naungan YLPI harus membendung nilai nilai yang merusak pembentukan pendidikan karakter anak." Pembentukan karakter peserta didik ini, tidak hanya dilingkungan keluarga tapi juga di sekolah. Kegiatan pembentukan karakter anak seperti pesantren kilat di SMA YLPI Perhentian Marpoyan," kata Nurman

Loading...

Nurman juga mengaransi siswa tamatan dibawah YLPI Riau mempunyai kompetensi tambahan misalnya hafal alquran, bisa menjadi MC tiga bahasa, baik inggris, arab dan bahasa indonesia. Sebab, di dalam kurikulum tambahan, semua kompetensi tersebut diajarkan kepada peserta didik.

Berbicara mengenai zonasi pada penerimaan peserta didik baru tahun ini di sekolah negeri yang ditetapkan oleh pemerintah, Nurman, manjawab bahwa kebijakan yang dibuat ini pasti ada nilai plus minusnya. Kalau minusnya ya, tidak ada sekolah unggul lagi. Karena siswa tidak bisa sekolah diluar zonasi yang telah ditentukan. Sistem ini juga mengurangi kemacetan karena tidak ada mobilisasi siswa ke kecamatan lain. Cukup sekolah didaerah tempat tinggal siswa. Minusnya bagi sekolah swasta, sekolah harus bersaing untuk bisa mendapatkan siswa baru. Kebijakan tersebut harus ada ruang, yang diberikan untuk sekolah swasta." Kalau saya melihat tidak ada dikotomi lagi antara sekolah swasta dan negeri semua bersaing bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan," kata Nurman

Sementara itu, Ketua 1 Bidang Pendidikan YLPI Riau, Dewi Fortuna mengatakan, saat ini ada 9 sekolah yang berada di bawah naungan YLPI Riau mulai dari TK hingga SMA. Semua sekolah ini terakreditasi A dan B. Adapun sembilan sekolah tersebut yakni SMA Seri Rama akreditasi A, SMA YLPI Pekanbaru akreditasi A SMP YLPI Pekanbaru akreditasi B, SMPI YLPI Perhentian Marpoyan akreditasi A, SDIP YLPI Perhentian Marpoyan akreditasi A, MDTA YLPI Perhentian Marpoyan, TK YLPI Pekanbaru akreditasi A, TK YLPI Perhentian Marpoyan dan MTs YLPI Lubuk Bendahara akreditasi B. Semua sekolah tersebut sudah menerima siswa baru hingga akhir Juli. Bagi siswa yang malanjutkan pendidikan dari SD YLPI ke SMP YLPI, diberi potongan Rp 500 ribu. Begitu juga bagi siswa kakak beradik dapat potongan uang SPP sebesar 20 persen." Mari daftarkan  segara putra putrinya untuk melanjutkan pendidikan di sekolah dibawah naungan YLPI mulai dari TK hingga SMA. Kita membuka pendaftaran hingga juli," kata Dewi. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar