SMAN 5 Tampung 288 Siswa di Tujuh Kelurahan. Ini Imbauan Kepala Sekolah

  • Kamis, 24 Mei 2018 - 16:35:08 WIB | Di Baca : 1572 Kali

SeRiau - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Pekanbaru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menerima 288 siswa baru. PPDB tahun ini SMA Negeri menerapkan sistem zonasi. Dimana, dalam sistem zona ini berdasarkan radius terdekat antara tempat tinggal dengan sekolah.

" Ya tahun ini memakai sistem zonasi radius terdekat dengan jarak sekolah. Jumlah siswa baru yang kita terima sebanyak 288 orang dengan persentase 90 anak lingkungan dan 10 lagi, ada anak prestasi dan luar daerah," kata Kepala SMAN 5 Pekanbaru H. Slamet. SPd, Rabu (24/5) di Pekanbaru

Slamet mengatakan kecamatan yang masuk zonasi SMAN 5 Pekanbaru ada dua kecamatan yakni Kecamatan Marpoyan Damai dan Sukajadi. Kelurahan yang masuk zonasi ada 7 kelurahan yakni Kelurahan Sidomulyo Timur ( khusus RW 4 dan RW 11), Kelurahan Wonorejo ( kecuali  RW 1 dan RW 5), Kelurahan Tangkerang Barat dan Kelurahan Tangkerang Tengah. Di Kecamatan Marpoyan Damai, zonasi yang masuk PPDB SMAN 5 hanya empat kelurahan. 

Loading...

Sedangkan Kecamatan Sukajadi yang kelurahannya masuk zonasi PPDB SMAN 5 hanya tiga kelurahan yakni Kelurahan Kampung Malayu, Kelurahan Kampung Tengah dan Kelurahan Jadi Rejo khusus RW 1, RW 2 dan RW 3." Jadi tidak semua kelurahan masuk zonasi SMAN 5. Ada tujuh kelurahan di dua kecamatan," kata Slamet.

Slamet juga mengimbau kepada orangtua yang ingin mendaftarkan anaknya agar sesuai dengan zonasi yang telah ditentukan. Kedua, jika ada anak yang berprestasi agar segara mendaftar. Sebab, juga ada ruang bagi anak yang berprestasi baik tingkat provinsi, nasional dan internasional. 

Khusus anak berprestasi, bukan kelompok atau grup melainkan perorangan. Ketiga, kalau ada perubahan Kartu Keluarga (KK) baru yang belum cukup enam bulan agar melampirkan fotocopi KK lama yang dilegalisir. Hal ini untuk menghindari kecurigaan. Terakhir, dengan sistem zonasi ini tidak ada lagi sekolah unggul. Semua sekolah akan menjadi unggul karena siswa yang nilai tinggi berbaur dengan siswa nilai rendah. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar