PAD Pemko Alami Kebocoran Tiap Tahun

Fattullah : Tindak Oknum Nakal dan Cabut Izin Usaha yang Nunggak Pajak

  • Kamis, 26 April 2018 - 13:41:20 WIB | Di Baca : 76 Kali

 

 

SeRiau-  Dunia usaha atau bisnis seperti hotel dan restoran dinilai memiliki potensi besar untuk mendongrak sumber pendapatan asli daerah (PAD) di kota-kota besar termasuk kota Pekanbaru, namun kurangnya kesadaran pelaku usaha dan minimnya pengawasan pihak pemerintah kota dinilai menjadi salah satu penyebab PAD Kota Pekanbaru mengalami kebocoran setiap tahunnya.

Loading...

Untuk itu, Pekanbaru yang digadang-gadang sebagai kota smart city madani diminta menerapakan pemungutan pajak berbasis online yang lebih terukur dan terkoneksi secara langsung kepada wajib pajak seperti restoran dan hotel yang ada di Pekanbaru. Agar bagi pelaku usaha yang selama ini dinilai membandel dalam urusan pajak bisa terpantau secara kontiniu

"Terapkan sistem online kepada wajib pajak, semua akan terkoneksi antara pendapatan dan besaran pajak yang harus dibayar sesuai aturan, kalau tidak potensi kebocoran PAD dari sektor restoran dan hotel ini akan terus terjadi bahkan saya yakin 60 persen tingkat kebocoran terjadi dan hanya 40 persen yang bisa ditagih," Ungkap Anggota Komisi II DPRD kota Pekanbaru H fatullah,  Kamis (26/4/2018).

Namun untuk meminimalisir kebocoran PAD tersebut terus berlanjut, Pemerintah kota melalui Dispenda diminta segera jemput bola dan merangkul para pelaku usaha sebagai wajib pajak tertib mengikuti peraturan yang ada. 

"Pemko harus jemput bola kapan perlu terapkan smart city madani seperti surabaya yang sukses menggali potensi pajak secara online salah satunya pajak dari sektor parkir, Pekanbaru juga harus bisa menggenjot PAD sesuai yang ditargetkan dengan cara bekerjasama dengan pelaku usaha agar mau membayar pajak,  jika tidak tentu sanki sudah menanti seperti mencabut izin usaha , bahkan jika ada oknum-oknum yang main belakang dalam pemungutan pajak ini aparat penegak hukum saya rasa ambil tindakan dan diusut tuntas, " ujarnya.(***)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar