Proyek Mimpi MotoGP Indonesia Lanjut Lagi

  • Kamis, 19 April 2018 - 00:05:19 WIB | Di Baca : 403 Kali

SeRiau – Mimpi Indonesia untuk menjadi tuan rumah MotoGP ternyata belum usai. Setelah menguap, kabar Indonesia akan menjadi tuan rumah seri MotoGP kembali mencuat. Hal ini dipicu oleh kedatangan Chairman MotoGP, Patrick Tan, ke Jakarta.

Tan melakukan pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu 18 April 2018 siang. Bukan hanya dengan Moeldoko, Tan juga bertemu Menteri Parisiwata, Arief Yahya, Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Direktur Sirkuit Sentul, Tinton Suprapto.

Pertemuan kembali digelar untuk memastikan bahwa Indonesia akan jadi salah satu negara, yang akan menggelar satu seri MotoGP 2020. Usai pertemuan tertutup, Tan mengaku senang dengan semangat Indonesia untuk menjadi tuan rumah MotoGP 2020.

Loading...

Sementara itu, Moeldoko mengungkap dalam pertemuan tersebut telah diketahui akan ada penyandang dana besar dari pihak swasta. Disebut Moeldoko, pemerintah tidak akan mencampuri urusan dana renovasi Sirkuit Sentul. 

Hal ini diungkap setelah Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), meminta ada tindak lanjut terkait rencana menggelar MotoGP 2020. Dengan pendanaan murni dari pihak swasta, disampaikan mantan Panglima TNI itu juga, pemerintah hanya akan membantu infrastruktur di luar Sirkuit Sentul.

"Setelah kunjungan ke (Sirkuit) Sentul, beliau (Jokowi) minta untuk bisa ditindaklanjuti. Dengan catatan, ini semua menggunakan dana murni dari swasta.. Tapi, nanti akan kita lihat, hal-hal mengenai kepentingan publik dan akan kami bicarakan lagi," ujar Moeldoko kepada wartawan.

"Pak Tinton tadi juga sudah menyampaikan bahwa sudah mendapatkan mitra (penyandang dana). Intinya, harus terus maju. Kalau tidak sekarang kapan lagi," katanya.

Sementara itu, Tan juga menyampaikan dukungan kepada Indonesia. Tan merasa ada semangat tinggi dan dukungan besar dari pemerintah Indonesia. Tan yakin, Indonesia bisa sukses menggelar MotoGP, dua tahun mendatang.

"Saya melihat ada peningkatan di semua sektor. Selain itu, saya juga melihat dukungan serius dari pemerintah Indonesia. Saya yakin, Indonesia akan sukses," kata Tan.

Rencana Indonesia menggelar MotoGP sebenarnya sudah ada sekitar dua tahun lalu. Saat itu, pihak pengelola Sirkuit Sentul dan Dorna (operator MotoGP) sudah saling komunikasi. Sayangnya, masalah dana jadi kendala utama untuk menggelar ajang adu cepat kuda besi paling bergengsi di dunia itu. 


Sumber VIVA.CO.ID




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar