Usut Dugaan Penggelapan Dokumen, Bareskrim Geledah Bank Asing asal China

  • Kamis, 15 Maret 2018 - 23:15:30 WIB | Di Baca : 195 Kali

SeRiau - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menggeledah Kantor Bank China Construction (Bank CCB) di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (15/3/2018). Penggeledahan dilakukan terkait dugaan penggelapan dokumen.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Penyidik mencari tiga buah sertifikat asli berupa SHGB milik PT Geria Wijaya Prestige (GWP).

"Betul bahwa Dittipidum Bareskrim Polri melakukan penggeledahan dan penyitaan. Sementara sedang disiapkan administrasi," ujar Setyo saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Loading...

Hanya saja Setyo mengaku belum mendapatkan detil laporan mengenai hasil penggeledahan tersebut.

"Mereka mau menyita sertifikat. Tapi saya kurang tahu sertifikat sudah didapat atau belum," sambung dia.

Tiga SHGB tersebut diperlukan penyidik untuk melengkapi berkas perkara dugaan tindak pidana penggelapan dokumen berupa sertifikat PT GWP.

Dalam kasus ini, terdapat dua tersangka yakni karyawan Bank Danamon Priska M Cahya dan mantan Dirut PT Bank Windu Kentjana Internasional Tbk yang kini diambil alih Bank CCB, Tohir Sutanto.


Serahkan pada Kejaksaan

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas kasus tersebut kepada Kejaksaan Agung.

Namun, berkas dikembalikan lantaran dianggap belum lengkap dan harus disertakan tiga sertifikat SHGB yang asli dari PT GWP.‎

Kasus dugaan tindak pidana penggelapan dokumen ini bermula dari laporan Edy Nusantara, kuasa Fireworks Ventures Limited, selaku pemegang hak tagih (cessie) atau kreditur baru PT GWP.

Belakangan diketahui, tiga sertifikat itu dipegang PT Bank China Construction (Bank CCB), yang sebelumnya bernama PT B

sumber Liputan6.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar