Gerindra klaim satu partai telah bersedia dukung Prabowo jadi capres

  • Kamis, 15 Maret 2018 - 16:47:57 WIB | Di Baca : 1293 Kali

SeRiau - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengklaim telah mendapatkan dukungan dari salah satu partai politik untuk mengusung Prabowo Subianto menjadi calon presiden di Pemilu 2019. Dukungan dari satu partai itu, kata Muzani, telah memenuhi syarat minimal 112 kursi untuk mencalonkan presiden.

Sayangnya, Muzani enggan menyebutkan satu partai yang dimaksud. Namun, sejauh ini partai yang telah menyatakan siap kembali berkoalisi dengan Gerindra adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Dan sampai hari ini kami sudah mendapatkan kepastian dari partai politik yang bisa memenuhi target minimal 112 kursi. Sehingga kami merasa yakin haqqul yakin bahwa Pak Prabowo bisa menjadi calon presiden di tahun 2019," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3).

Partai Gerindra tengah mencari momentum yang tepat untuk mendeklarasikan Prabowo. Muzani menyebut kemungkinan deklarasi Prabowo sebagai calon presiden akan dilakukan pertengahan April 2018.

"Mudah-mudahan kalau tiap hari kami menyebut akhir Maret tapi ternyata di Maret itu ada Jumat Paskah jadi akan diundur April awal atau pertengahan kira-kira seperti itu," ujarnya.

Soal sosok calon wakil presiden, kata Muzani, Gerindra masih menggodok sejumlah nama. Muzani menuturkan, calon wakil presiden bisa saja berasal dari kader partai atau non partai.

"Persoalan wakil presiden kami sedang membicarakan terus dengan Pak Prabowo sedang mempertimbangkan. Bagaimana menghadapi strategi di tahun 2019 ini karena strategi 2019 ini berbeda dengan 2014 situasinya berbeda medannya juga berbeda," tuturnya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan, partainya terus melakukan penjajakan dengan partai yang belum menentukan sikap di Pemilu 2019. Sebut saja, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat.

"Partai koalisi yang sudah fix saya belum bisa Sebutkan tetapi dari yang saya maksud fix adalah bahwa Pak Prabowo bisa maju minimal dengan 112 kursi," tandasnya.


sumber Merdeka.com





Berita Terkait

Tulis Komentar