FKIP UIR Miliki Gedung Labor Terbesar di Indonesia seharga Rp 18,9 Miliar

  • Sabtu, 06 Januari 2018 - 14:36:31 WIB | Di Baca : 83 Kali

Pekanbaru, SeRiau - Menuju Visi UIR menjadi Universitas Islam Terkemuka dan Terunggul di Tahun 2020, Universitas Islam Riau terus melengkapi berbagai fasilitas untuk mahasiswa. Salah satunya laboratorium. Rektor UIR Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.C.L meresmikan Gedung E (Laboratorium) yang dibangun dalam tiga tahun anggaran seharga Rp 18,9 miliar. 

Peresmian yang berlangsung Sabtu pagi (6/1) di kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru itu dihadiri Ketua Umum YLPI Riau Dr. H. Nurman S.Sos, MSi, Ketua Dewan Pembina YLPI, Drs. H. Mukni, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Syafhendry, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan Ir. Asrol, MEc, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Ir. Rosyadi, MSc, Dekan FKIP Dr. Alzaber dan Civitas Akademika Universitas Islam Riau.

Setakat ini, FKIP yang memiliki mahasiswa hampir 20 persen dari total mahasiswa UIR telah memiliki empat gedung, yakni gedung A, B, C dan D. Gedung E yang dibangun di lahan seluas 1.000 M2 itu merupakan laboratorium yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk berpraktek di masing-masing program studi. Menurut Rektor, bangunan ini merupakan gedung terindah, terbesar dan terbagus di Indonesia. 

''Saya kira gedung sekelas ini tak akan kita temukan di universitas pendidikan lain di Tanah Air, termasuk di UPI Bandung,'' kata Rektor disambut tepuk tangan undangan yang hadir.

Sebagai Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, ujar Rektor, FKIP layak memiliki gedung semegah ini. Bukan saja karena memiliki jumlah mahasiswa terbanyak di UIR namun pengetahuan teoritis mahasiswa yang diterima dari dosen, perlu diikuti dengan pengetahuan praktis. Karena ini, bersempena berfungsinya gedung labor ini Rektor akan menagih kewajiban dekanat FKIP menaikkan status akreditasi dari B menjadi A. 

''Tolong Pak Dekan (Alzaber) didorong semua prodi berpacu meningkatkan status akreditasi. FKIP jangan hanya menjadi yang terbanyak mahasiswanya dan terkaya pendapatannya, sebaliknya mampu menjadi yang terbaik di lingkungan UIR. Perbanyak dosen bergelar doktor dan ditambah dosen yang bergelar guru besar,'' ungkap Rektor memacu semangat.

Hal senada juga ditegaskan Ketua Umum YLPI Nurman. Kata Nurman, sudah saatnya dekanat mempersiapkan pembukaan program pascasarjana untuk FKIP. Ia mengakui, dalam enam bulan kepemimpinan Rektor Prof. Syafrinaldi, kemajuan demi kemajuan diraih oleh UIR. Utamanya dalam peningkatan status akreditasi dan pencapaian ISO 9001:2015. Mudah-mudahan, lanjut Nurman, Visi UIR 2020 dapat kita wujudkan tepat pada waktunya.

Usai meresmikan Gedung E, Rektor bersama YLPI Riau dan Civitas Akademika UIR melakukan peninjauan ke setiap lantai menggunakan lift. Di setiap lantai, Rektor menampakkan rasa takjubnya atas fasilitas yang tersedia. Di ruang alat-alat musik di lantai 4, misalnya, ia dan rombongan mengamati ruang kedap suara untuk bermain musik. Begitu juga ruangan berolahraga yang di dilapisi kaca. 

''Pak Dekan tolong dipelihara, dikelola dan dimanfaatkan gedung ini sebaik mungkin untuk peningkatan kualitas pengajaran di FKIP,'' pesan Syafrinaldi kepada Alzaber.*



Berita Terkait

Tulis Komentar