Enterpreneur Award Umri ke 3

Gubri Harap Perguruan Tinggi Sesuaikan Program dengan Perkembangan Teknologi

  • Rabu, 13 Desember 2017 - 12:50:39 WIB | Di Baca : 220 Kali

 

Pekanbaru.SeRiau - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Senin malam (11/12/2017) menggelar 3rd Umri Entrepreneur Award 2017, bertempat di Balai Serindit Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
Sekitar seribuan mahasiswa memadati tempat acara dari pukul 19.00 hingga pukul 24.00 WIB.

Dalam sambutan Rektor Umri Dr H Mubarak MSi mengapresiasi para mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan Wirausaha dan Kuliah Kerja Nyata ini dengan baik."Dengan pengalaman yang didapat dari melaksanakan KKN dan praktek Wirausaha, para mahasiswa kelak siap bersaing," harap Rektor Umri.

Loading...

Rektor menambahkan bahwa pihaknya komit untuk membentuk jiwa berwirausaha sebagaimana salah satu tagline Umri yaitu Technopreneurship University.

Sementara itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, salah satu perusahaan berbasis teknologi Ali Baba telah mengembangkan bisnis Mall Online dengan transaksi US$ 33 milyar. Hal ini kiranya dapat dijadikan contoh bagi para mahasiswa dalam mengembangkan usaha. Andi berharap, para wirausaha harus siap dengan perkembangan teknologi.

Dicontohkan Andi, bisnis kuliner bergantung dengan transportasi online. Hal ini merupakan suatu pergeseran yang terjadi era digital. " Untuk itu perguruan tinggi dapat menyesuaikan programnya dengan perkembangan teknologi," harap Andi.

Ia mencontohkan, jika di fakultas ekonomi memungkinkan dapat dibentuk jurusan ekonomi digital. Menjadi wirausahawan harus punya tekad yang kuat dan tidak boleh malu. Mahasiswa berwirausaha adalah hal yang biasa, sehingga kelak siap menghadapi tantangan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Umri Ridha Fauzi mengatakan, pada tahun ini jumlah mahasiswa yang mengikuti program Wirausaha sebanyak 250 orang mahasiswa dengan jumlah kelompok 59 kelompok jenis usaha." Untuk program KKN diikuti 550 orang mahasiswa," kata Ridha.

Kedepan, sambungnya, LPPM akan mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti program wirausaha ini karena merupakan salah satu mata kuliah yang penting.

Ditambahkan Ridha, kegiatan ini merupakan ajang ke-3 untuk penganugerahan mahasiswa yang berhasil mengembangkan usaha melalui program mahasiswa wirausaha. Selain itu juga penganugerahan pelaksanaan Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) terbaik.

Adapun kelompok Mahasiswa Wirausaha  yang berhasil masuk nominasi antara lain usaha Mie Rebus Medan, Digital Start up, Pisang Bakar Campur (Pisbacam), Vegas Burger, Sewing Sweet Monimus, Budidaya Jamur Tiram, Pandawa Reklame, Ternak Ikan Nila, Bengkel Jasa Mulya Abadi, Ternak Burung Puyuh, Souvenir Benih Tanaman.

Dari dua belas nominator tersebut, dipilih 4 kelompok terbaik yaitu Juara I diraih Mie Rebus Medan, Juara II diraih Sewing Sweet Monimus, Juara III diraih Pisbacam, Harapan I diraih Digital Start Up, dan Harapan ISI diraih Pandawa Reklame.

Masing-masing kelompok mendapatkan tropi dan uang tunai senilai Rp 5 juta hingga Rp1,6 juta Untuk kelompok Mahasiswa KKN yang berhasil masuk nominasi terbagi 2 kategori yaitu KKN terbaik dalam kota yaitu; juara I Kelompok 30 Kelurahan Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya, Juara II Kelompok 39 Kelurahan Suka Mulya Kecamatan Sail, Juara III Kelompok 37 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai.

Untuk KKN terbaik luar kota yaitu juara I Kelompok 2 Desa Sungai Kayu Ara Kecamatan Sungai Apit, Juara II Kelompok 10 Desa Langkai Kecamatan Siak, Juara III Kelompok 6 Desa Buantan Lestari.

Hadir dalam penganugerahan tersebut yakni Rektor  Umri Dr H Mubarak MSi, Ketua PW Muhammadiyah Riau Drs H Wan Abu Bakar MS MSi, Kepala Dinas Penanaman Modal Eva Elvita dan sponsor dari Dompet Dhuafa. (rls/zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar