Terkait ditangkapnya  Empat Orang Terduga Teroris di Pekanbaru

Zulkarnaian : Polisi dan Masyarakat Harus Waspada

  • Selasa, 12 Desember 2017 - 18:23:30 WIB | Di Baca : 71 Kali

 

 

 

Pekanbaru, SeRiau- Aksi kriminalitas, penyalahgunaan narkoba hingga aksi teroris belakangan kembali mencuat di Kota Pekanbaru Riau, dimana empat orang terduga teroris berhasil diamankan Tim Densus 88 anti teror, salah satu terduga teroris tersebut diketahui berinisial RR (27) warga Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Menanggapi peristiwa tersebut, kalangan legislatif di DPRD kota Pekanbaru meminta aparat kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan, serta tidak membatasi ruang gerak bagi pelaku-pelaku lain untuk menebar kejahatan di Kota Bertuah.

" Persoalan teroris ini bukan hal yang baru, bahkan untuk Kota Pekanbaru Riau sudah sempat beberapa kali, untuk itu jika kali ini memang terbukti bersalah maka harus ditindak tegas tanpa ampun," Ungkap Zulkarnaen, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (12/12/2017)

Menurut Politisi PPP ini lagi, aparat kepolisian dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama jelang natal dan tahun baru, dimana dimomen-momen seperti ini tingkat kejahatan termasuk teroris sangat rawan terjadi.

"Momen natal dan tahun baru sering kali dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk melakulan aksi kejahatan dengan berbagai tujuan, makanya perlu diambil langkah antisipasi oleh kepolisian yang ahli dalam persoalan tersebut, disamping itu masyarakat kita harapkan ikut berpartisipasi melakukan pengawasan,"

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  Empat orang terduga teroris berhasil diamankan Tim Densus 88 Anti Teror di 3 lokasi terpisah yang ada di Riau, yakni Kampar, Pekanbaru dan Bengkalis, Senin (11/12/2017). 

Penangkapan empat pelaku ini ikut melibatkan Polda Riau dan Polres masing-masing wilayah yang dilakukan secara bertahan sejak dimulai hari ini. 

"Tim gabungan dibagi-bagi menjadi kelompok. Dua didaerah Kampar, satu di Pekanbaru dan terakhir Bengkalis," ungkap Kapolda Riau Irjen Pol Nandang.

Terhadap penangkapan yang dilakukan tim Densus 88 Anti Teror ini, Kapolda mengatakan secara gamblang. Terduga yang diamankan ini berinisial AJ (45) didaerah Rupat pukul 05.30 Wib, lalu DG (23) diciduk di wilayah Kuok, Kampar. 

"Tanpa perlawanan berarti. Lanjut estafet berikutnya diamankan RR (27) warga Pandan, Payung Sekaki Pekanbaru, dan terakhir DR (26) didaerah Tapung pukul 08.40 WIB," sambung Kapolda. 

Sejauh ini, keempat terduga teroris tengan menjalani pemeriksaan secara intensif. Untuk barang bukti yang ikut diamankan Kapolda belum merincikan dengan jelas dalam berlangsungnya aksi penangkapan tersebut. 

"Yang jelas diantara mereka ini ada bertujuan melarikan diri dari Riau setelah terlibat teroris dan akan berencana melakukan amaliyah. Ini akan dikembangkan lagi," kata Kapolda. 

Kapolda juga menambahkan mereka (terduga teroris,red) pernah ikut latihan di Bukit Gema, Lipat kain beberapa waktu lalu. Kabarnya akan melakukan penyerangan terhadap kantor-kantor kepolisian. 

"Keempat terduga ini ternyata saling mengenal satu sama lainnya. Dan pernah ikut latihan berencana melakukan penyerangan terhadap kantor polisi," tutup Kapolda. 

Untuk kelanjutan proses penyidikannya, keempat terduga teroris dalam minggu ini akan dibawa ke Mabes Polri ( wanti)



Berita Terkait

Tulis Komentar